Scroll Untuk Tutup Iklan
Gorontalo

BPDAS Bone Bolango Kolaborasi dengan Tenaga Ahli Menteri LHK RI, Wujudkan Program UPSA

469
×

BPDAS Bone Bolango Kolaborasi dengan Tenaga Ahli Menteri LHK RI, Wujudkan Program UPSA

Sebarkan artikel ini
Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bone Bolango bersama Tenaga Ahli Menteri LHK RI, Helmi Basalamah menggelar penanaman secara simbolis 15 bibit tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) di desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo

DIGIMEDIA.ID – Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bone Bolango bekerja sama dengan Tenaga Ahli Menteri LHK RI Bidang Partisipasi Masyarakat dan Generasi Lingkungan, Helmi Basalamah,-

Mengadakan kegiatan penanaman 15 bibit tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) secara simbolis di Desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, pada hari Kamis, 14 Desember 2023.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
ADV
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Unit Percontohan Usaha Pelestarian Sumber Daya Alam (UPSA) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus melestarikan fungsi lingkungan.

“Jadi dengan ikhtiar dari teman-teman kelompok tani juga ibu-ibu melakukan hal yang sama seperti menanam sekitar 2-3 pohon diperkarangan,..”

“Kalau disetiap lokasi melakukan hal seperti ini, maka bisa menjadi sebuah industri yang besar,” jelas Helmi.

UPSA di Desa Tabongo Timur dikelola oleh dua Kelompok Tani Hutan (KTH), yaitu KTH Agro Hutakiki dan KTH Agro Alpukat, yang masing-masing memiliki lahan seluas 10 hektar.

Jenis tanaman yang ditanam di lahan UPSA adalah mahoni, alpukat biji, alpukat okulasi, dan pala. Selain itu,-

Masyarakat juga dianjurkan untuk menanam tanaman hasil hutan bukan kayu seperti avokad, sirsak, rambutan, dan lain-lain di pekarangan rumah mereka.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi erosi dan sedimentasi tanah.

Helmi mengatakan bahwa UPSA merupakan contoh baik dalam pengelolaan sumber daya alam yang memperhatikan aspek lokasi, kelompok tani, dan teknologi.

“Mudah-mudahan dengan contoh ini bisa menambah semangat dari para seluruh anggota kelompok tani dan juga bisa memberikan,..”

“Manfaat tidak hanya dari lingkungan dan ekonominya juga meningkatkan kekerabatan dari antar kelompok”, ujar Helmi.

Sementara itu, Kepala Desa Tabongo Timur, Hariyanto Ismail, mengakui program UPSA yang sangat bermanfaat bagi para petani, khususnya yang memiliki lahan pegunungan.

Harianto juga berencana untuk mengadopsi program yang serupa melalui anggaran dana desa.

Sampai saat ini, proses penanaman bibit untuk keempat jenis tanaman yang ada di lahan UPSA sudah mencapai 100 persen.

Untuk tahun 2023, total bibit yang telah ditanam telah mencapai 4000 batang untuk setiap lokasi UPSA.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO