Scroll Untuk Tutup Iklan
Daerah

Belajar dari Jepang, Pemprov Gorontalo Ingin Bangun Pabrik Plastik Ramah Lingkungan

404
×

Belajar dari Jepang, Pemprov Gorontalo Ingin Bangun Pabrik Plastik Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim saat mengunjungi Kanazawa Plant (Foto: Pemprov Gorontalo).

DIGIMEDIA.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, mengunjungi dua perusahaan Jepang yang bergerak di bidang pengolahan limbah plastik secara modern, Selasa (27/2/2024).

Kunjungan ini bertujuan untuk belajar dan menjajaki kerja sama dengan pihak Jepang dalam mengembangkan pabrik plastik ramah lingkungan di Gorontalo.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
ADV
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Sofian yang didampingi Kepala Bapppeda dan Kabid Penataan Ruang PUPR Gorontalo, mengunjungi Kanazawa Plant dan Guun Co Ltd.

Kedua perusahaan ini mampu mengolah limbah plastik menjadi produk-produk bernilai, seperti tenaga listrik, batu bata, dan biomas.

Proses pengolahan limbah plastik ini juga tidak menimbulkan polusi udara, karena menggunakan teknologi canggih dan profesional.

“Mereka mampu mengolah sampah menjadi tenaga listrik yang digunakan untuk kebutuhan perusahaan.”

“Dan juga menghasilkan abu yang digunakan untuk berbagai bahan, seperti batu bara.”

“Prosesnya juga ramah lingkungan dan tidak menyebabkan polusi udara,” kata Sofian.

Sofian menambahkan, pemerintah provinsi Gorontalo saat ini sedang mengupayakan pembangunan Pelabuhan Anggrek, yang akan menjadi pintu masuk dan keluar bagi jalur laut Gorontalo-Jepang.

Dengan demikian, peluang kerja sama antara Gorontalo dan Jepang akan semakin terbuka lebar, khususnya di bidang pengolahan limbah.

“Dengan pembangunan Pelabuhan Anggrek maka akan sangat terbuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pemerintah Jepang, karena jalur laut Gorontalo-Jepang dapat dilakukan di sana,” tuturnya.

Kunjungan Sofian dan rombongan ke Jepang merupakan bagian dari Seminar Internasional tentang Kolaborasi Antar Kota untuk Masyarakat Bebas Karbon yang diselenggarakan oleh Institute for Global Environmental Strategies (IGES) di Jepang.

Seminar ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, yang berbagi pengalaman dan gagasan tentang bagaimana mengatasi permasalahan lingkungan global.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO