Scroll Untuk Tutup Iklan
Pendidikan

Mahasiswa Asing UMGO Ikuti Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

791
×

Mahasiswa Asing UMGO Ikuti Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Timor Leste saat mengikuti Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo.

DIGIMEDIA.ID – Indonesia kaya akan ragam budaya dan tradisi, salah satu tradisi unik dan khas yang dimiliki oleh Indonesia yakni Lebaran Ketupat yang berasal dari Gorontalo.

Lebaran Ketupat merupakan perayaan yang dilaksanakan seminggu setelah Lebaran Idul Fitri.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Menelik dari sejarah lahirnya tradisi Lebaran Ketuapat di Gorontalo, tradisi ini di bawah oleh masyarakat keturunan Jawa-Tondano (Jaton), sejak kedatangan mereka pada tahun 1909.

Para transmigran dari Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara pada saat itu tersebar di Desa Kaliyoso, Reksonegoro, Mulyonegoro, dan Yosonegoro dengan membawa tradisi lebaran ketupat atau Hari Raya Sunnah.

Sebelum merayakan Lebaran Ketupat, masyarakat Jaton akan berpuasa sunnah Syawal selama enam hari setelah Idul fitri.

Yang menjadi menu khas dalam tradisi ini adalah Ketupat, Nasi Jaha/Nasi Bulu atau Lemang ini sebuah hidangan berbahan dasar nasi yang merupakan bagian dari masakan Manado, Sulawesi Utara, provinsi tetangga Gorontalo dan dodol.

Euforia pelaksanaan Lebaran Ketupat tahun 2024 yang jatuh pada Rabu 17 April 2024 tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Gorontalo ataupun sekitarnya namun juga oleh wisatawan dari luar Gorontalo yang ingin merasakan tradisi ini, salah satunya adalah mahasiswa asing berasal dari Timor Leste yang sedang belajar di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO).

Hal ini diungkapkan oleh Givania Soares Bento mahasiswa asing UMGO Prodi Administrasi publik semester 2.

Menurutnya, acara Lebaran Ketupat 2024, yang diadakan oleh masyarakat Gorontalo memberikan kesempatan bagi teman-teman mahasiswa internasional untuk lebih mengenal tradisi yang rutin dijalankan umat Muslim Gorontalo setiap tahunnya.

“Pengalaman saya kemarin bersama teman-teman dari Timor Leste ikut pertama kali tradisi Lebaran ketupat sungguh menyenankan sekali, kita sangat menikmati dan kita bertemu banyak orang baru yang sangat ramah dan baik.”

“Dan yang paling spesial tentunya kita bisah mengenal tradisi Gorontalo dan mencicipi hidangan khas yang ada pada perayaan Lebaran Ketupat yakni Dodol dan Nasi Bulu beserta hidangan lainnya yang meskipun ini terasa asing namun enak dan cocok di lidah kami,” Akuinya.

Kegiatan Lebaran Ketupat 2024 mengenalkan kepada Givani dan teman-temannya, tentang simbol kebersamaan dan pentingnya menjaga silaturahmi.

“Yang saya lihat masyarakat Gorontalo sangat antusias menyambut hari raya ketupat dan banyak sekali lomba-lomba yang diadakan untuk memeriahkan lebaran ketupat, ada open house, ada juga makan gratis yang disiapkan oleh pemerintah setempat dan kegiatan lainnya.”

“Saya dan teman Teman dari Timor Leste sangat menikmati dan senang bisa mengenal tradisi Gorontalo,” Tandasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO