BONE BOLANGO – Salah satu peserta rombongan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengalami kecelakaan saat melintasi jalur penurunan dari Sabua 9 menuju Sabua 4, Pinogu 23 September 2026.
Kecelakaan terjadi ketika motor yang dikendarai Mat. A mengalami gangguan pada tali gas saat melintasi jalur menurun dan berbatu.
Kondisi tersebut membuat pengendara kesulitan mengendalikan laju motor karena gas tidak dapat dikendorkan. Motor kemudian kehilangan kendali hingga pengendara terjatuh.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Provinsi Gorontalo Aries N. Ardianto menyaksikan langsung kejadian tersebut.
“Tali gas nyangkut, sehingga saat menurun, gasnya tidak bisa dikendorkan. Motor tidak bisa direm, sehingga tidak bisa dikendalikan oleh driver,” kata Aries.
Akibat kecelakaan tersebut, Mat. A mengalami luka pada bagian lutut. Tim medis yang ikut dalam rombongan langsung memberikan pertolongan setelah insiden terjadi.
Hingga saat ini, Mat. A masih mengalami shock akibat kejadian tersebut sehingga belum dapat memberikan keterangan secara langsung mengenai kecelakaan yang dialaminya.
Jalur menuju Pinogu memiliki karakter jalan berkelok dengan sejumlah penurunan curam. Kondisinya juga dipengaruhi perubahan cuaca dan permukaan jalan.
Saat hujan, permukaan jalan dapat menjadi licin dan berlumpur. Pada musim kemarau, debu tebal, bebatuan yang berhamburan, serta jalan tidak rata menjadi tantangan bagi pengendara.
Jalan akses Pinogu sepanjang 42 kilometer juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi setiap pengguna jalan. Karakter medan membuat perjalanan tidak hanya membutuhkan kehati-hatian, tetapi juga kesiapan kendaraan.
Kecelakaan yang dialami Mat. A menjadi pengingat mengenai pentingnya perhatian terhadap aspek keselamatan dan kondisi akses menuju kawasan Pinogu.
Perbaikan dan peningkatan keamanan jalur tersebut membutuhkan perhatian pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat agar akses Pinogu semakin aman bagi pengguna jalan.(*)














