KOTA GORONTALO – Revitalisasi Gedung Bele Li Mbui untuk Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Gorontalo terus dikebut dengan target penyelesaian sebelum 28 Desember 2026. Saat ini progres pekerjaan interior mencatat deviasi positif 3,4 persen.
Perkembangan proyek tersebut dipantau langsung oleh tim Inspektorat Kota Gorontalo dan turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Meidy Novieta Silangen melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), Selasa (27/10/2026).
Meidy mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan pekerjaan yang dilakukan tim di lapangan terus mengalami perkembangan. Capaian deviasi positif 3,4 persen menjadi salah satu indikator kemajuan pekerjaan yang disampaikan dalam evaluasi tersebut.
“Alhamdulillah, tadi kita lihat tim sudah bekerja dengan begitu luar biasa. Dan saat ini positif di 3,4 deviasinya,” kata Meidy.
Untuk mendukung pelaksanaan proyek, pekerjaan revitalisasi sejak awal dibagi ke dalam enam kelompok. Setiap kelompok menangani bagian pekerjaan masing-masing agar proses pengerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Meski progres terus berjalan, ketersediaan material masih menjadi hal yang perlu ditunggu untuk mendukung pekerjaan berikutnya. Meidy berharap penantian material tersebut tidak mengganggu jadwal penyelesaian revitalisasi.
“Sekarang masih menunggu bahan satu lagi untuk pekerjaan selanjutnya,” ujarnya.
Pemkot Gorontalo tetap menargetkan seluruh pekerjaan rampung sebelum 28 Desember 2026. Target itu menjadi batas waktu penyelesaian revitalisasi gedung yang disiapkan sebagai pusat pelayanan publik terpadu di Kota Gorontalo.
“Insyaallah ditargetkan sebelum tanggal 28 Desember semua sudah selesai,” kata Meidy.(*)














