KOTA GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo mendorong masyarakat memanfaatkan pelatihan kerja gratis di LLK-UKM untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja maupun usaha.
Hal tersebut disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Kota Gorontalo, Abdul Hafidz Daud, saat membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 di Aula LLK-UKM Kota Gorontalo, Rabu (30/9/2026).
Abdul Hafidz mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan LLK-UKM Kota Gorontalo selama ini dapat diikuti masyarakat secara gratis melalui dukungan anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Menurutnya, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan sebelum memasuki dunia kerja sekaligus menjadi bekal mengembangkan usaha secara mandiri.
“Yang dapat menjembatani antara dunia pendidikan dan dunia usaha tersebut adalah dunia pelatihan kerja,” ujarnya.
Abdul Hafidz menjelaskan, meningkatnya jumlah angkatan kerja belum sepenuhnya diikuti ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai. Kondisi itu membuat keterampilan menjadi bagian penting bagi pencari kerja.
Kebutuhan dunia kerja saat ini juga menuntut tenaga kerja memiliki keterampilan yang sesuai. Karena itu, pelatihan vokasi dinilai dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempersiapkan kemampuan.
Selain untuk mencari pekerjaan, keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha secara mandiri.
Abdul Hafidz berharap peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan menerapkan kemampuan yang diperoleh setelah kegiatan selesai.
Keterampilan tersebut diharapkan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi dapat menghasilkan produk maupun jasa yang memiliki daya saing.
“Antusiasme peserta menjadi penanda positif. Ini yang terus didorong agar peserta mengikuti pelatihan dan menerapkannya, sehingga mampu menghasilkan produk-produk berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.
Pemerintah Kota Gorontalo, kata Abdul Hafidz, akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan LLK-UKM, termasuk meningkatkan kualitas pelatihan dan keterampilan yang dibutuhkan masyarakat.
Ia berharap program tersebut memberikan manfaat nyata bagi peserta, terutama dalam meningkatkan kesempatan untuk bekerja maupun mengembangkan usaha.
“Semoga setiap upaya yang kita lakukan ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan mensejahterakan masyarakat Kota Gorontalo,” pungkasnya.(*)














