ADV Honda

Dimsum Jadi Primadona, Street Food Jilid II Kota Gorontalo Catat Omzet Ratusan Juta

91
×

Dimsum Jadi Primadona, Street Food Jilid II Kota Gorontalo Catat Omzet Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Pengunjung memadati kawasan Street Food Jilid II di Jalan Drs. Ahmad Nadjamudin, Kota Gorontalo. Pada malam pertama, kegiatan ini mencatat transaksi UMKM mencapai Rp222 juta.
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Pelaksanaan malam perdana Street Food Jilid II di Kota Gorontalo langsung memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Total transaksi pada hari pertama mencapai Rp222.320.352.

Data tersebut dihimpun dari laporan penjualan yang disampaikan peserta Street Food Jilid II kepada Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kota Gorontalo.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Kota Gorontalo, Muttakin Adam, mengungkapkan capaian transaksi tersebut berasal dari ratusan pelaku usaha yang mengikuti kegiatan.

“Malam pertama, pendapatan keseluruhan pelaku UMKM mencapai Rp.222.320.352,” beber Muttakin, Ahad (7/6/2026).

Menurutnya, nilai transaksi tersebut berasal dari 249 pelaku UMKM yang mengirimkan laporan penjualan pada malam pembukaan kegiatan.

Selain tingginya transaksi, sejumlah produk kuliner juga menjadi favorit pengunjung. Salah satunya adalah olahan dimsum yang tercatat sebagai jajanan paling banyak diminati.

Tingginya minat masyarakat terhadap produk kuliner yang dijual pelaku UMKM turut mendorong peningkatan omzet pada malam pertama pelaksanaan Street Food Jilid II.

Kondisi itu menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang digelar di sepanjang Jalan Drs. Ahmad Nadjamudin tersebut.

Street Food Jilid II tidak hanya menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha kecil, tetapi juga menghadirkan perputaran ekonomi yang cukup besar sejak hari pertama pelaksanaan.

Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong berbagai kegiatan yang memberi ruang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih besar.

Program tersebut berjalan di bawah kepemimpinan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.(*)

UMGO