DIGIMEDIA.ID – Sebanyak 337 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) resmi dikukuhkan sebagai lulusan dalam Wisuda ke-23 yang dirangkaikan dengan Milad ke-18 UMGO.
Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya UMGO memperkuat daya saing lulusan melalui pengembangan sumber daya manusia dan fasilitas pembelajaran.
Rektor UMGO Prof. Dr. H. Abdul Kadim Masaong mengatakan, perkembangan kampus terlihat dari berbagai sektor, termasuk peningkatan aset dan sarana pendidikan.
Nilai aset UMGO meningkat dari Rp42,67 miliar pada 2020 menjadi Rp107,81 miliar pada 2026 atau tumbuh sekitar 152,63 persen.
Peningkatan aset tersebut didukung pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran, fasilitas laboratorium modern, serta sarana pembelajaran berbasis teknologi.
Salah satu fasilitas unggulan UMGO adalah Digital Anatomy Table, perangkat pembelajaran anatomi berbasis layar sentuh tiga dimensi untuk mendukung pembelajaran mahasiswa kedokteran.
Di bidang sumber daya manusia, UMGO saat ini memiliki 257 dosen dan 104 tenaga kependidikan.
Sebanyak 54 dosen telah bergelar doktor, sementara 53 dosen lainnya sedang menjalani pendidikan doktor untuk meningkatkan kapasitas akademik.
“UMGO menargetkan pada 2028 jumlah dosen bergelar doktor mencapai lebih dari 100 orang, disertai peningkatan jumlah lektor kepala dan guru besar,” ujar Abdul Kadim.
UMGO juga mencatat perkembangan alumni yang mulai mampu bersaing di dunia kerja internasional, termasuk di Jepang, Korea, Jerman, dan negara-negara Arab.(*)














