DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi secara berlebihan usai pelaksanaan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di halaman Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Senin (20/7/2026) malam.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mewakili Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Sultan mengatakan euforia masyarakat dalam menyambut hasil pertandingan merupakan hal yang wajar. Namun, perayaan kemenangan tidak boleh mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan pengguna jalan.
“Kami berharap kepada masyarakat atau penonton yang berada di sekitar Kota Gorontalo untuk tidak melakukan konvoi yang berlebihan. Menang dan kalah merupakan hal yang wajar, euforia tetap ada tetapi konvoi dilaksanakan secara terbatas dan tetap mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Sultan.
Menurut Sultan, pembatasan konvoi diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di kawasan pusat Kota Gorontalo yang dipadati kendaraan usai pertandingan berakhir.
Selain mengingatkan soal konvoi, Sultan juga meminta masyarakat menjaga suasana kondusif dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu keributan antarpedukung.
Pemerintah Provinsi Gorontalo juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pelajar agar tetap menjalankan aktivitas seperti biasa pada hari berikutnya.
“ASN tetap masuk kantor dan pelajar tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti hari biasanya,” katanya.(*)














