ADV Honda

Wagub Idah Minta 282 Pelaku UMKM di Limboto Kelola Bantuan Secara Profesional

26
×

Wagub Idah Minta 282 Pelaku UMKM di Limboto Kelola Bantuan Secara Profesional

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau penerima bantuan UMKM di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa (1/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan diterima dan dimanfaatkan oleh pelaku usaha.

DIGIMEDIA.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meminta 282 pelaku UMKM di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, serius mengembangkan usaha setelah menerima bantuan bahan produksi dari pemerintah.

Pesan itu disampaikan Idah saat meninjau langsung penerima bantuan Program Pengembangan Usaha Tahun 2026, Selasa (1/9/2026).

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Bantuan disalurkan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) kepada 282 pelaku UMKM.

Penerima bantuan terdiri atas penjual nasi kuning, pemilik kios, pembuat kue kering dan basah, serta penjual gorengan.

Idah menilai antusiasme penerima bantuan menunjukkan dukungan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.

“Saya hadir siang ini di tengah-tengah masyarakat penerima bantuan UMKM sejumlah 282 untuk warung, rumah makan, pembuat kue, dan penjual gorengan,” ujar Idah.

Ia mengatakan bantuan pemerintah harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dikelola secara profesional untuk mengembangkan usaha penerima manfaat.

Menurut Idah, pengelolaan bantuan yang baik diharapkan dapat meningkatkan penghasilan sekaligus mendukung pendapatan keluarga.

Ia juga mengingatkan pelaku UMKM agar tidak terlalu mudah memberikan utang kepada pelanggan karena dapat mengganggu perputaran modal usaha.

Jika sudah memberikan utang, Idah meminta pelaku usaha menagihnya agar modal tetap dapat digunakan untuk menjalankan usaha.

Khusus pelaku usaha kuliner, seperti penjual nasi kuning dan gorengan, Idah mendorong peningkatan kualitas makanan serta penambahan variasi menu.

Ia berharap keberhasilan dalam mengelola bantuan dapat menjadi dasar bagi penerima manfaat untuk memperoleh dukungan berikutnya.

“Kalau usahanya berhasil, tentunya akan mendapatkan bantuan lagi. Jadi, saya berharap bantuan ini benar-benar dikelola secara profesional,” pungkasnya.(*)

UMGO