ADV Honda

Pemprov Gorontalo dan 16 Perusahaan Bahas Strategi Perkuat Ekspor dan Hilirisasi

155
×

Pemprov Gorontalo dan 16 Perusahaan Bahas Strategi Perkuat Ekspor dan Hilirisasi

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama pemerintah dan pelaku usaha dalam temu eksportir di Domestique Resto, Kota Gorontalo, Jumat (28/8/2026). Pertemuan membahas tantangan ekspor dan penguatan hilirisasi potensi daerah.

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama 16 perusahaan membahas strategi memperkuat ekspor dan hilirisasi potensi daerah dalam temu eksportir.

Pertemuan tersebut digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PNM-PTSP) di Domestique Resto, Kota Gorontalo, Jumat (28/8/2026).

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Forum itu menjadi ruang diskusi mengenai capaian dan tantangan ekspor serta pengembangan potensi daerah melalui hilirisasi.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan, forum bersama pelaku usaha penting untuk menyerap aspirasi terkait berbagai persoalan ekspor.

Menurut Gusnar, pertemuan tersebut diharapkan dapat dilanjutkan secara tematik dengan membahas persoalan yang dihadapi perusahaan.

Persoalan tersebut antara lain berkaitan dengan transportasi, penyediaan bahan baku, hingga regulasi yang berpengaruh terhadap kelancaran usaha.

“Kita dalam pemerintahan pada kaitannya harus berdasarkan tematik dalam memecahkan masalah,” ujar Gusnar.

Ia menilai, penyelesaian persoalan di lapangan membutuhkan pembahasan yang konkret, bukan sekadar penyampaian dalam forum.

“Kalau cuma berpidato semua bisa, tetapi menyelesaikan yang di lapangan, ternyata banyak sekali persoalan-persoalan yang dihadapi,” katanya.

Terkait regulasi, Gusnar memastikan Pemprov Gorontalo siap memfasilitasi penyelesaian apabila terdapat aturan yang menghambat kelancaran bisnis.

Pemprov juga siap menjadi penengah apabila muncul pemberitaan negatif atau isu hoaks yang dinilai dapat mengganggu keberlangsungan perusahaan.

“Jadi regulasi saya nyatakan anda tidak perlu khawatir, jika ada regulasi-regulasi yang menghambat proses kelancaran bisnis, segera serahkan kepada kami,” tegas Gusnar.

Ia mengatakan, setiap persoalan akan dipilah untuk segera dicarikan penyelesaian sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

Selain ekspor, pemerintah juga membahas perkembangan hilirisasi ayam di Provinsi Gorontalo.

Gusnar menyebut proses hilirisasi ayam tersebut kini menunggu surat Kepala Kantor Pertanahan Gorontalo Utara mengenai lokasi kepada Badan Pertanahan Nasional.

Tahapan tersebut nantinya berkaitan dengan penerbitan sertifikat penggunaan lahan sebelum dilanjutkan pada proses berikutnya.

Setelah sertifikat penggunaan lahan diterbitkan, proses akan dilanjutkan dengan penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB).

Tahapan berikutnya adalah kontrak kerja sama dengan PT Berdikari sebagai bagian dari proses hilirisasi ayam di Gorontalo.

Dalam temu eksportir tersebut, Gusnar didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Kepala Badan Pusat Statistik, dan Kepala Bea Cukai.

Turut hadir Kepala BLU UPBU Djalaluddin Gorontalo, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta 16 pimpinan perusahaan yang berada di Provinsi Gorontalo.(*)

UMGO