ADV Honda

Ismet Mile Warning Pejabat Baru Bone Bolango: Jangan Langgar Aturan dan Ganggu Birokrasi

34
×

Ismet Mile Warning Pejabat Baru Bone Bolango: Jangan Langgar Aturan dan Ganggu Birokrasi

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 6 detik
Bupati Bone Bolango Ismet Mile memberikan arahan kepada pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Ismet menekankan kepatuhan terhadap aturan dan disiplin organisasi.

BONE BOLANGO – Bupati Bone Bolango Ismet Mile mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak melanggar aturan, mengganggu stabilitas birokrasi, maupun membiarkan pelayanan kepada masyarakat tersendat.

Pesan tersebut disampaikan Ismet Mile saat melantik dan mengambil sumpah Pejabat Administrator, Pengawas, dan Kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Selasa (22/9/2026).

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Ismet menegaskan, kepercayaan yang diberikan kepada pejabat harus diwujudkan melalui kinerja, kepatuhan terhadap aturan, loyalitas dalam menjalankan tugas, serta pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau ada masalah jangan dilakukan tanpa ada penyelesaian. Saya berharap semua tunduk, taat dan patuh terhadap berbagai ketentuan peraturan yang berlaku,” tegas Ismet.

Menurut Ismet, seorang pejabat tidak cukup hanya menguasai bidang yang dipimpinnya. Pemahaman terhadap aturan menjadi bagian penting dalam setiap keputusan dan tindakan birokrasi.

Karena itu, para pejabat baru diminta terus belajar memahami regulasi yang berkaitan dengan tugas dan kewenangan masing-masing agar pelaksanaan pemerintahan tetap berjalan sesuai ketentuan.

“Kalau menjadi pejabat harus belajar tentang aturan. Jangan mengabaikan aturan,” ujarnya.

Selain kepatuhan terhadap regulasi, Ismet menaruh perhatian pada hubungan kerja di dalam organisasi perangkat daerah. Persoalan internal diminta diselesaikan melalui mekanisme organisasi.

Ia menilai, persoalan internal yang berkembang menjadi perselisihan dapat mengganggu kinerja organisasi. Karena itu, garis komando perlu dijaga agar kebijakan pemerintah berjalan efektif hingga tingkat pelayanan.

Ismet juga mengingatkan pejabat baru untuk menghormati pimpinan di lingkungan kerja masing-masing sebagai bagian dari disiplin organisasi dan tata kerja pemerintahan.

“Jangan mencoba-coba melawan pimpinan. Hormati atasan Anda,” tegasnya.

Kepatuhan terhadap pimpinan, menurut Ismet, tidak berarti mematikan ruang kerja aparatur. Hal itu merupakan bagian dari disiplin organisasi untuk memastikan pemerintahan berjalan dalam satu arah.

Ia juga meminta pejabat tidak menjadikan keberanian atau kemampuan pribadi sebagai alasan untuk mengabaikan tata kerja birokrasi yang telah ditetapkan dalam organisasi pemerintahan.

Di sisi lain, Ismet menepis anggapan bahwa perpindahan jabatan merupakan bentuk hukuman. Menurut dia, rotasi dan penempatan menjadi bagian dari proses untuk menguji kemampuan sekaligus membuka peluang pengembangan karier aparatur.

“Ini bukan hukuman. Ini merupakan uji coba menuju jabatan yang lebih diatasnya,” kata Ismet.

Sejumlah pejabat yang dilantik disebut sedang dipersiapkan mengikuti proses menuju jabatan pimpinan tinggi pratama. Peluang tersebut terbuka bagi aparatur yang memenuhi persyaratan dan mampu menunjukkan kinerja.

Ismet kemudian mendorong para pejabat membangun kompetisi secara sehat dengan memperlihatkan kemampuan, integritas kerja, serta hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Semua kita punya peluang. Mari bertarung secara sehat,” pungkasnya.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO