ADV Honda

Riset Retina Dokter Asal Gorontalo Dipresentasikan di Kongres Internasional Australia

60
×

Riset Retina Dokter Asal Gorontalo Dipresentasikan di Kongres Internasional Australia

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Dokter spesialis mata RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, dr. Naning Suleman, SpM(K), menjadi narasumber dalam Kongres Vitreo-Retina APVRS di Australia. Ia mempresentasikan hasil penelitiannya di bidang retina.

DIGIMEDIA.ID – Riset di bidang retina yang dilakukan dokter spesialis mata asal Gorontalo, dr. Naning Suleman, SpM(K), dipresentasikan dalam kongres internasional di Australia.

dr. Naning menjadi salah satu narasumber dalam Kongres Vitreo-Retina APVRS yang berlangsung di Gold Coast Convention and Exhibition Centre, Australia, 28-30 Agustus 2026.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Ia tercatat sebagai dokter pertama asal Provinsi Gorontalo yang mendapat kepercayaan menjadi narasumber dalam forum ilmiah internasional tersebut.

Kongres tersebut mempertemukan dokter spesialis mata dan pakar bidang retina dari berbagai negara.

Dalam forum itu, dr. Naning mempresentasikan hasil penelitiannya di bidang retina kepada peserta kongres.

Kehadirannya sekaligus membawa nama Gorontalo dan Indonesia dalam forum ilmiah yang berskala internasional.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Ia menilai prestasi itu menunjukkan kompetensi tenaga profesional asal Gorontalo.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dr. Naning Suleman atas prestasi dan dedikasinya. Ini menjadi kebanggaan bagi Kota Gorontalo,” ujar Adhan.

Menurut Adhan, capaian tersebut juga menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor kesehatan.

Kemampuan dokter menghasilkan penelitian dan berbagi pengetahuan melalui forum internasional dinilai dapat berdampak positif bagi perkembangan layanan kesehatan daerah.

Adhan menegaskan Pemerintah Kota Gorontalo akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Dukungan tersebut, kata dia, bukan hanya untuk mendorong pencapaian karier tenaga kesehatan, tetapi juga memastikan kompetensi mereka memberi manfaat bagi masyarakat.

“Prestasi seperti yang diraih dr. Naning harus menjadi inspirasi bagi dokter-dokter lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta menghasilkan inovasi dan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selain menjalankan tugas di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, dr. Naning juga berkiprah sebagai tenaga pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo.

Adhan menilai keterlibatan tenaga medis dalam dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kesehatan yang kuat.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, perguruan tinggi, dan tenaga profesional perlu terus diperkuat.

Ia berharap capaian dr. Naning dapat memantik lahirnya lebih banyak tenaga kesehatan asal Gorontalo yang berkiprah di tingkat nasional dan internasional.

“Ketika SDM dokter kita terus berkembang, ilmu pengetahuan semakin maju, dan pelayanan kesehatan semakin baik, maka masyarakat Gorontalo-lah yang pada akhirnya akan menikmati manfaatnya,” pungkas wali kota dua periode itu.(*)

UMGO