ADV Honda

Konsisten 10 Tahun Berkurban, Pengusaha Lokal Ini Sembelih 101 Sapi di Gorontalo

61
×

Konsisten 10 Tahun Berkurban, Pengusaha Lokal Ini Sembelih 101 Sapi di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Pengusaha lokal Haji Sennang menyembelih 101 ekor sapi kurban di Desa Pantungo, Telaga Biru, Gorontalo, yang dibagikan kepada ribuan warga.
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Pengusaha lokal Haji Sennang kembali menunjukkan konsistensinya dalam berkurban dengan menyembelih 101 ekor sapi di Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Kamis (28/5/2026). Tahun ini menjadi capaian tertinggi dalam pelaksanaan kurban yang telah berlangsung selama satu dekade.

Selain 101 ekor sapi, panitia juga menyembelih empat ekor kambing dalam rangkaian kegiatan kurban tersebut. Seluruh daging kemudian didistribusikan kepada ribuan warga di berbagai wilayah Provinsi Gorontalo.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin keluarga Haji Sennang yang terus meningkat dari tahun ke tahun, baik dari sisi jumlah hewan kurban maupun cakupan penerima manfaat.

Perwakilan penyelenggara Rosdiana Sennang menyampaikan bahwa sebanyak 8.500 kupon pembagian daging telah disebarkan ke seluruh kabupaten dan kota di Gorontalo.

Kupon tersebut menjadi mekanisme distribusi agar pembagian daging kurban dapat lebih merata dan terorganisir kepada masyarakat penerima manfaat.

Tahun ini, panitia juga menambahkan program undian umrah bagi masyarakat yang menerima kupon daging kurban, sebagai bentuk tambahan apresiasi kepada warga.

Sebelumnya, jumlah hewan kurban yang disembelih pada tahun lalu tercatat sebanyak 65 ekor sapi, dan mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini menjadi 101 ekor.

Peningkatan tersebut menegaskan konsistensi pelaksanaan kurban yang telah dijalankan selama kurang lebih 10 tahun oleh keluarga Haji Sennang.

Kegiatan ini juga melibatkan banyak unsur tenaga kerja, mulai dari juru sembelih, relawan pengemas, petugas keamanan, hingga pelaku UMKM lokal yang turut merasakan dampak ekonomi dari kegiatan tersebut.

“Ini sudah menjadi kebiasaan beliau dan keluarga selama bertahun-tahun dan tentu dapat menjadi teladan bagi pengusaha-pengusaha lain di Provinsi Gorontalo,” demikian pernyataan dalam kegiatan tersebut.(*)

UMGO