ADV Honda

Adhan Tepati Janji, Rumah Layak Huni Oma Hano Mulai Dibangun

50
×

Adhan Tepati Janji, Rumah Layak Huni Oma Hano Mulai Dibangun

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni untuk Oma Hano dilakukan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea bersama BAZNAS Kota Gorontalo. Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas kondisi rumah lansia yang dinilai tidak layak huni.
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Hanya beberapa hari setelah meninjau kondisi rumah Oma Hano di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea langsung merealisasikan pembangunan rumah layak huni bagi lansia tersebut bersama BAZNAS Kota Gorontalo.

Komitmen itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah Oma Hano yang dilaksanakan pada Selasa (7/7/2026).

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Sebelumnya, Adhan mendatangi kediaman Oma Hano pada Sabtu (4/7/2026) dan menyaksikan langsung kondisi rumah yang dinilai sudah tidak layak ditempati.

Menurut Adhan, pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan seperti lansia terlantar.

“Negara tidak boleh abai terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian. Amanat UUD 1945 sudah sangat jelas bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Sebagai pemerintah daerah, kami memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang layak,” ujar Adhan.

Ia menegaskan, kondisi yang dialami Oma Hano harus menjadi perhatian seluruh aparat pemerintah hingga tingkat kelurahan.

Karena itu, Adhan meminta lurah dan camat lebih aktif melakukan pendataan terhadap warga yang sakit, hidup sebatang kara, maupun lansia yang membutuhkan bantuan.

“Jangan menunggu laporan. Aparat di kelurahan harus turun langsung melihat kondisi masyarakat. Jika ada warga yang sakit, terlantar, atau sudah lanjut usia dan membutuhkan perhatian, segera didata dan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Adhan juga menginstruksikan agar pendataan tidak hanya menyasar lansia kurang mampu, tetapi juga mereka yang tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

Menurutnya, pemerintah harus menyiapkan solusi konkret agar para lansia dapat menjalani masa tua dengan aman dan bermartabat.

“Kalau ada lansia yang tidak memiliki rumah atau tidak ada keluarga yang merawat, maka harus segera kita carikan solusi. Salah satunya dengan menyiapkan tempat tinggal yang layak melalui fasilitas sosial yang disediakan pemerintah,” katanya.

Ia mengakui regulasi selama ini hanya mengatur penyediaan rumah singgah bagi lansia terlantar. Namun, melihat kondisi di lapangan, Pemerintah Kota Gorontalo siap menghadirkan solusi yang lebih permanen.

“Kalau ternyata di setiap wilayah masih ada banyak lansia yang tidak terurus, maka kita akan mencari solusi yang lebih memadai. Pemerintah siap mengalokasikan anggaran untuk memastikan mereka mendapatkan tempat tinggal dan pelayanan yang layak,” tandasnya.

Pembangunan rumah Oma Hano menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Kota Gorontalo dalam menangani persoalan sosial sekaligus memastikan masyarakat rentan memperoleh perlindungan dan pelayanan yang layak.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Gorontalo, Moh. Husain Rauf, mengatakan rehabilitasi rumah Oma Hano didanai melalui program kemanusiaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun dari hasil pengelolaan dana zakat para muzakki.

“Ini merupakan pelaksanaan program kemanusiaan yang kami laksanakan tiap tahun atas hasil pengelolaan dana zakat dari para Muzakki,” kata Husain.

Ia mengungkapkan BAZNAS Kota Gorontalo mengalokasikan dana sebesar Rp25 juta untuk pembangunan rumah tersebut.

“Nanti bangunannya semi permanen,” tutup Husain usai kegiatan.

Peletakan batu pertama pembangunan rumah dilaksanakan oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea bersama BAZNAS Kota Gorontalo di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, sebagai tindak lanjut hasil peninjauan kondisi tempat tinggal Oma Hano beberapa hari sebelumnya.(*)

UMGO