KOTA GORONTALO – Perbaikan Jalan Zainal Umar Sidiki atau eks-Palma di Kota Gorontalo belum mencapai 50 persen. PUPR memastikan pekerjaan tersebut bukan dihentikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo Meidy Novieta Silangen menjelaskan, pekerjaan jalan ditunda sementara karena masih ada pekerjaan jaringan perpipaan air bersih.
Pekerjaan perpipaan itu berada di sejumlah titik ruas jalan yang sedang diperbaiki. Pemerintah memilih menyelesaikan pekerjaan tersebut terlebih dahulu agar tidak terjadi pekerjaan berulang.
Menurut Meidy, pembangunan badan jalan sebelum pekerjaan pipa selesai berisiko membuat jalan kembali dibongkar. Kondisi itu dinilai dapat menimbulkan pekerjaan tambahan dan biaya ekstra.
“Jangan sampai jalan sudah lebih dulu dibangun, lalu masuk program perbaikan saluran air ini, jadi bongkar lagi,” kata Meidy.
Ia mengatakan pekerjaan jaringan air bersih membutuhkan proses penggalian untuk pemasangan pipa baru maupun perbaikan jaringan yang sudah ada.
Karena itu, PUPR mengatur tahapan pekerjaan agar pembangunan jalan tidak dilakukan secara tumpang tindih dengan pekerjaan jaringan air bersih.
Meidy mengakui progres perbaikan Jalan Zainal Umar Sidiki sepanjang sekitar 2,6 kilometer tersebut masih berada di bawah separuh dari keseluruhan pekerjaan.
“Memang, untuk pengerjaannya, dari hasil evaluasi kami belum sampai 50 persen,” ujarnya.
Meski demikian, Meidy memastikan kondisi tersebut bukan menunjukkan proyek dihentikan. Pekerjaan jalan masih berada dalam masa kontrak dan tetap dalam pengawasan pemerintah.
Pekerjaan jaringan air bersih yang menggunakan dana alokasi khusus telah dievaluasi PUPR. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pekerjaan perpipaan dinyatakan telah selesai.
Dengan selesainya pekerjaan perpipaan, PUPR mulai menyiapkan tahapan untuk melanjutkan perbaikan badan jalan. Mobilisasi pekerjaan juga direncanakan segera dilakukan.
“Jadi mungkin minggu ini persiapan untuk mobilisasi perbaikan jalan,” kata Meidy.
Meidy menyebut kontrak pekerjaan Jalan Zainal Umar Sidiki masih berlaku hingga Oktober. Karena itu, pemerintah memastikan pekerjaan jalan tetap dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Lagipula kontraknya sampai dengan Oktober ini. Insyaallah masih tetap di dalam pengawasan,” kata Meidy.
Ia memperkirakan sisa pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat apabila pengerjaan kembali dilakukan secara intensif.
“Insyaallah Minggu ini kita akan mulai lanjutkan lagi pekerjaannya. Lagipula Pekerjaan jalan kan tidak terlalu lama, ya kan? Kalau dia kerja secara intensif, dua minggu juga selesai,” pungkasnya.
Perbaikan Jalan Zainal Umar Sidiki sepanjang sekitar 2,6 kilometer sebelumnya disebut akan diperbaiki sepenuhnya. Pekerjaan tersebut didanai menggunakan dana pendapatan asli daerah.(*)














