DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kota Gorontalo menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Ahad (15/3/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM), serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Gorontalo.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Asisten II Setda Kota Gorontalo, Effendy Rauf.
Ia didampingi Kepala Badan Kesbangpol Dandy Datau, Kepala BPBD Hendry Ticoalu, serta Ketua BAZNAS Kota Gorontalo Moh. Husain Rauf.
Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warga yang terdampak musibah kebakaran.
Effendy menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Gorontalo.
“Kami diinstruksikan Pak Wali untuk menyerahkan bantuan ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu bapak dan keluarga,” kata Effendy sembari menyerahkan bantuan.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan logistik, perlengkapan rumah tangga, serta dukungan lain bagi warga yang terdampak kebakaran.
Pemerintah Kota Gorontalo menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan kepada warga.
Selain menyalurkan bantuan, pemerintah kota juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Warga diimbau rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan penggunaan peralatan elektronik aman, serta tidak meninggalkan kompor atau sumber api menyala tanpa pengawasan.
Pemerintah juga mengingatkan warga agar tidak menumpuk bahan mudah terbakar di dalam rumah.
Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak terkait jika menemukan potensi bahaya kebakaran di lingkungan sekitar.
Selain itu, warga diharapkan menyiapkan langkah antisipasi sederhana seperti menyediakan alat pemadam api ringan atau peralatan darurat lainnya.
Akses jalan di lingkungan permukiman juga diharapkan tetap terbuka untuk memudahkan mobil pemadam kebakaran saat terjadi keadaan darurat.(*)














