ADV Honda

Idah Tinjau SPPG Surya Mentari Muhammadiyah, Pastikan MBG Siap untuk Anak Sekolah

261
×

Idah Tinjau SPPG Surya Mentari Muhammadiyah, Pastikan MBG Siap untuk Anak Sekolah

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau pendistribusian perdana MBG di SPPG Surya Mentari Muhammadiyah, Bone Bolango.
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau pendistribusian perdana SPPG Surya Mentari Muhammadiyah di Bulotalangi Timur, Bone Bolango, Senin (9/2/2026).

Kunjungan tersebut menandai hari pertama operasional SPPG Surya Mentari Muhammadiyah dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Dalam peninjauan itu, Idah didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Mario Mulyadi serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Anang S. Otoluwa.

Turut hadir jajaran Tim Satuan Tugas MBG untuk memastikan kesiapan teknis pendistribusian makanan di lapangan berjalan sesuai rencana.

Selain meninjau SPPG, Wagub juga mengunjungi sejumlah sekolah penerima MBG di Kecamatan Bulotalangi Timur.

Sekolah yang dikunjungi meliputi SDN 1 Bulotalangi Timur, SDN 2 Bulotalangi Timur, dan TK Kartika.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan ruang transit makanan serta kelancaran penyaluran MBG di tingkat satuan pendidikan.

Ia menegaskan ruang transit memiliki peran penting sebagai tempat penerimaan dan pengecekan makanan sebelum dibagikan kepada siswa.

Dalam kesempatan itu, Idah juga menyampaikan pendistribusian MBG tetap dilakukan pada hari Sabtu.

Khusus hari Sabtu, makanan yang dibagikan berupa makanan kering kepada para siswa penerima manfaat.

Ia mengingatkan pengelola SPPG agar teliti memastikan kualitas makanan kering, terutama terkait masa kedaluwarsa.

Selain itu, Ketua Satgas MBG tersebut kembali mengevaluasi penyajian buah dalam paket makanan.

Idah menekankan agar buah berkulit tidak dimasukkan ke dalam ompreng, melainkan disajikan terpisah.

Langkah itu dinilai penting untuk mencegah terjadinya kontaminasi dengan makanan lain.

“Untuk menu MBG yang disajikan pada hari pertama, saya nilai sudah baik.” kata Idah.

Ia berharap kualitas menu dan pelayanan dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan ke depannya.

“Jadi tolong ya kualitas menu serta pelayanan dapat terus dipertahankan atau makin baik.” sambungnya.

Sebagai informasi, di Kabupaten Bone Bolango saat ini telah beroperasi tujuh SPPG dari total 20 SPPG yang direncanakan dibangun.(Doe)

UMGO