ADV Honda

Usai Jalan Huwongo–Tanah Putih, Pemkab Boalemo Lanjut Benahi Jalur Botumoito

38
×

Usai Jalan Huwongo–Tanah Putih, Pemkab Boalemo Lanjut Benahi Jalur Botumoito

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menyampaikan rencana pelurusan jalan di perbatasan Desa Hutamonu dan Desa Dulangeya saat membuka Turnamen U-15 Talumopatu Cup di Kecamatan Botumoito.
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo berencana melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan dengan melakukan pelurusan ruas jalan di perbatasan Desa Hutamonu dan Desa Dulangeya, Kecamatan Botumoito.

Rencana tersebut akan dilaksanakan setelah pekerjaan ruas jalan Huwongo–Tanah Putih rampung. Proyek itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan kenyamanan akses transportasi masyarakat.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menyampaikan rencana tersebut saat membuka Turnamen U-15 Talumopatu Cup di Desa Dulangeya, Kecamatan Botumoito, Sabtu (27/6).

“Nanti jalan yang berkelok-kelok di perbatasan Hutamonu dan Dulangeya akan kita luruskan,” ujar Lahmuddin.

Menurutnya, sebelum pelaksanaan proyek dimulai, Bupati Boalemo Rum Pagau telah memanggil Camat Botumoito untuk menyampaikan rencana pembangunan tersebut.

Pelurusan jalan dapat dilaksanakan apabila mendapat dukungan masyarakat, terutama dari pemilik lahan yang berada di lokasi pekerjaan dan bersedia menyerahkan lahannya untuk kepentingan pembangunan.

Berdasarkan laporan Camat Botumoito, masyarakat di kedua desa pada prinsipnya telah menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. Dukungan itu selanjutnya akan dituangkan dalam bentuk pernyataan resmi sebagai bagian dari proses administrasi.

“Beberapa waktu lalu Pak Rum sudah memanggil Camat Botumoito untuk menyampaikan rencana ini, dan berdasarkan laporan Camat, masyarakat sudah menyatakan setuju,” kata Lahmuddin.

Ia menjelaskan, pelurusan ruas jalan akan memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari meningkatkan keselamatan pengguna jalan hingga mempercepat mobilitas menuju Kota Gorontalo.

Jarak pandang di tikungan akan menjadi lebih luas sehingga diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih singkat dan distribusi barang semakin efisien.

“Jika jalan ini sudah rampung, ditambah dengan selesainya ruas Huwongo–Tanah Putih, maka waktu tempuh menuju Kota Gorontalo akan semakin singkat,” tutup Lahmuddin.(*)

UMGO