Scroll Untuk Tutup Iklan
Kota Gorontalo

Rangkaian Perayaan Tahun Baru Islam, Kelurahan Dembe Satu Antusias Sambut Festival Apangi

133
×

Rangkaian Perayaan Tahun Baru Islam, Kelurahan Dembe Satu Antusias Sambut Festival Apangi

Sebarkan artikel ini
Kue apangi adalah kue khas yang dihidangkan kepada pengunjung Festival Apangi di Kelurahan Dembe, Kota Gorontalo pada malam 10 Muharram. (Foto: ANTARA)

DIGIMEDIA.ID – Suasana meriah dan penuh sukacita menyelimuti kawasan Kelurahan Dembe Satu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, menjelang Tahun Baru Islam atau Muharram.

Masyarakat setempat tengah bersiap-siap dengan antusias menyambut datangnya 10 Muharram yang akan ditandai dengan Festival Apangi, sebuah tradisi khusus yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat selama delapan tahun terakhir.

Festival Apangi merupakan peringatan khusus bagi Masyarakat Dembe Satu dalam rangka menyambut hari asyura atau 10 Muharram. Tradisi ini dipercaya lahir untuk memperingati perjuangan para Nabiyullah dalam berdakwah dan menyebarkan Islam yang diwujudkan melalui simbol kue apangi.

Kadar Abu Bakar, seorang Pemerhati Budaya dan Tokoh Masyarakat Dembe Satu, menjelaskan makna dari kue apangi tersebut, “Kue apangi yang putih melambangkan kesucian para nabi dalam menjalankan dakwahnya. Sementara gula merah mewakili darah yang ditumpahkan dan dikorbankan oleh para nabi dalam berjuang menyebarkan agama Islam.”

Festival Apangi juga memiliki makna sosial yang kuat, yaitu menyambung kembali silaturahmi antara para warga, terutama bagi keluarga yang tidak sempat bersilaturahmi pada Idul Fitri dan Idul Adha. Momentum festival ini diharapkan dapat merekatkan kembali hubungan persaudaraan di antara warga masyarakat, khususnya di Kelurahan Dembe Satu.

Rencananya, Festival Apangi akan diselenggarakan pada hari Kamis malam tanggal 27 Juli 2023, bertepatan dengan 10 Muharram 1445 H. Namun, persiapan telah dimulai oleh masyarakat sejak beberapa hari terakhir. Setiap rumah warga berencana menyiapkan 3 hingga 4 kilogram kue apangi, dengan target total produksi tahun ini mencapai 200 ribu kue.

Risal Baili, Lurah Kelurahan Dembe Satu, menyatakan, “Masyarakat telah melakukan berbagai persiapan, bahkan Dinas Pangan Provinsi turut membantu dengan menyediakan bahan-bahan seperti tepung dan beras untuk masyarakat.”

Festival Apangi bukan hanya menjadi perayaan khusus bagi warga kelurahan setempat, tetapi juga terbuka untuk khalayak umum dari kelurahan, desa, atau kota lainnya. Semua orang dipersilahkan untuk datang berkunjung dan menikmati Kue Apangi yang disediakan secara cuma-cuma.

Delapan posko Apangi telah dipersiapkan di beberapa titik tempat di Kelurahan Dembe Satu untuk menyambut tamu atau pengunjung yang ingin menyemarakkan festival ini.

Supardi Payo, Ketua Dewan Perwakilan Cabang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPC LPM) Dembe Satu, menyampaikan, “Ini adalah ajang silaturahmi, sehingga meskipun bukan warga kelurahan Dembe Satu, siapapun diperbolehkan datang dan menikmati Kue Apangi yang telah disiapkan dengan baik.”

Festival Apangi diharapkan menjadi momen berharga bagi masyarakat setempat untuk menyambut Tahun Baru Islam dengan penuh kegembiraan dan semangat persaudaraan. (Cui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO