ADV Honda

Bertahan di Era Digital, Beberapa Aplikasi Kasir dan Printer Nota untuk UMKM ini Jadi Solusi Efisiensi

454
×

Bertahan di Era Digital, Beberapa Aplikasi Kasir dan Printer Nota untuk UMKM ini Jadi Solusi Efisiensi

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Pelaku UMKM memanfaatkan aplikasi kasir digital dan printer thermal untuk mencatat transaksi dan mencetak nota secara otomatis.

DIGIMEDIA.ID – Transformasi digital mendorong UMKM bertahan dan tumbuh melalui penggunaan aplikasi kasir, sistem keuangan, dan printer nota untuk mempermudah operasional usaha sehari-hari.

Pemanfaatan teknologi berbasis ponsel kini mulai menggantikan pencatatan manual di berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, retail, hingga jasa layanan.

Aplikasi kasir digital seperti Kasir Pintar membantu pelaku usaha mencatat transaksi sekaligus mencetak nota secara otomatis.

Salah satu layanan berbayar, Kasir Pintar PRO, menawarkan transaksi tanpa batas serta akses penuh melihat seluruh data penjualan secara real-time.

Fitur lainnya mencakup kapasitas penyimpanan 10 MB dengan opsi upgrade, manajemen hingga 10.000 data barang, serta lebih dari 10 laporan standar usaha.

Selain itu, tersedia fitur PPOB, struk tanpa watermark, serta dukungan multi-user hingga lima akun staff untuk operasional usaha.

Layanan tersebut ditawarkan dengan harga Rp 55.500 per bulan, sehingga dinilai terjangkau bagi pelaku UMKM yang ingin meningkatkan efisiensi usaha.

Di sisi keuangan, aplikasi seperti BukuWarung memudahkan pencatatan pemasukan, pengeluaran, hingga utang-piutang secara sederhana.

Untuk mendukung transaksi, printer thermal dari Epson banyak digunakan karena mampu mencetak nota tanpa tinta dengan cepat.

Kombinasi aplikasi dan perangkat tersebut membantu UMKM mencatat transaksi, mencetak nota, dan menyusun laporan keuangan secara lebih rapi.

Penggunaan teknologi ini dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kecepatan layanan kepada pelanggan.

Di era digital, kemampuan beradaptasi dengan teknologi sederhana menjadi faktor penting agar UMKM tetap kompetitif dan berkembang.(*)