ADV Honda

56 Tim Pelajar Ramaikan Transbahasa Championship Gorontalo 2026

50
×

56 Tim Pelajar Ramaikan Transbahasa Championship Gorontalo 2026

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 6 detik
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie memberikan motivasi kepada para pelajar saat menghadiri Transbahasa Championship 2026 di Bandayo Yiladia, Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Jumat (25/9/2026).

GORONTALO – Sebanyak 56 tim pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo mengikuti Transbahasa Championship 2026 di Bandayo Yiladia, Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Jumat (25/9/2026).

Kompetisi yang memasuki tahun kedua tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, serta mengembangkan potensi melalui persaingan antarsekolah.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie yang hadir dalam kegiatan itu memotivasi peserta agar terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan berani menetapkan cita-cita tinggi.

Idah menilai Transbahasa Championship bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, melainkan kesempatan bagi pelajar mengevaluasi kemampuan sekaligus melatih keterampilan berpikir dan bertindak.

“Kegiatan yang adik-adik ikuti sekarang bukan hanya sekadar mencari siapa pemenang. Tetapi ajang ini adalah sebuah peluang besar untuk mengevaluasi kemampuan setiap siswa sesuai dengan keahlian masing-masing,” ujar Idah.

Ia juga mengingatkan pelajar agar tidak membatasi impian, terutama dalam merencanakan pendidikan dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang masa depan.

Menurut Idah, penguasaan bahasa asing dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun membuka kesempatan bekerja hingga ke mancanegara.

“Mudah-mudahan yang di sini tidak ada yang tidak punya cita-cita. Jangan pernah takut untuk bercita-cita,” katanya.

Idah mendorong pelajar memanfaatkan masa muda dengan memperbanyak pengalaman, menuntut ilmu, serta menggali pengetahuan baru sebagai bagian dari proses pengembangan diri.

Ia berharap pengalaman mengikuti kompetisi dapat membantu membentuk karakter dan meningkatkan kemampuan generasi muda Gorontalo dalam menghadapi tantangan masa depan.

Sementara itu, Direktur Transbahasa Gorontalo Novrianto Napu menjelaskan, kompetisi tersebut dirancang untuk memperluas pengetahuan dan wawasan generasi muda sekaligus memberikan ruang bagi pelajar menunjukkan kemampuan di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Novrianto mengatakan Transbahasa Championship mengusung konsep menyerupai cerdas cermat, dengan peserta dari berbagai sekolah yang berkompetisi secara sportif dalam beragam bidang pengetahuan.

“Tahun ini sudah jadi tahun kedua pelaksanaan Transbahasa Championship. Konsepnya mirip seperti cerdas cermat,” jelas Novrianto.

Ia menambahkan, kompetisi tidak hanya menguji kemampuan bahasa, tetapi juga mencakup bidang lain, seperti matematika dan ilmu pengetahuan sosial.

Tahun ini, Transbahasa Championship diikuti 39 tim tingkat SMP sederajat dan 17 tim tingkat SMA sederajat, dengan total 56 tim dari berbagai sekolah di Provinsi Gorontalo.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, kompetisi tahun ini juga menghadirkan trofi bergilir yang akan diperebutkan setiap tahun dan menjadi milik pemenang untuk dipertahankan hingga penyelenggaraan berikutnya.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO