ADV Honda

Wagub Gorontalo Dorong Ahli Gizi Ciptakan 30 Menu MBG untuk Anak Sekolah

106
×

Wagub Gorontalo Dorong Ahli Gizi Ciptakan 30 Menu MBG untuk Anak Sekolah

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wagub Gorontalo yang juga Ketua Satgas MBG melihat langsung proses Pencucian Ompreng atau Wadah Makanan MBG. (Foto – Nova Diskominfotik).

DIGIMEDIA.ID – Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong para ahli gizi menyiapkan sedikitnya 30 variasi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar siswa tidak merasa bosan saat menerima makanan di sekolah.

Hal itu disampaikan Idah saat melakukan inspeksi mendadak bersama tim Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo untuk mengevaluasi kualitas pelayanan MBG, mulai dari menu makanan hingga fasilitas penunjang di SPPG Huangobutu, Kamis (07/05/2026).

Menurut Idah, kreativitas ahli gizi menjadi faktor penting agar program MBG tetap menarik dan dinantikan peserta didik setiap hari di sekolah.

“Seminggu yang lalu dalam dialog interaktif MBG, BGN Pusat mendorong kreativitas para ahli gizi dalam menyusun menu makanan,” kata Idah.

Ia berharap setiap SPPG di Gorontalo mampu menghadirkan sedikitnya 30 variasi menu agar pola makanan tidak monoton ketika kembali disajikan pada bulan berikutnya.

“Datang ke sekolah ada yang ditunggu-tunggu, besok makan apa lagi,” ujarnya.

Selain variasi menu, Idah juga meminta adanya inovasi dalam proses pengolahan hingga penyajian makanan supaya lebih menarik bagi anak-anak, terutama menu sayuran.

Menurutnya, tampilan makanan dapat memengaruhi minat anak untuk mengonsumsi makanan bergizi yang disiapkan dalam program MBG.

“Cara penyajian, cara pengolahan, sampai cara mengiris makanan juga harus menarik,” ucapnya.

Ia mencontohkan sayuran seperti wortel sebaiknya dipotong dengan bentuk menarik agar lebih disukai anak-anak saat disantap bersama menu lainnya.

Wagub juga mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal, termasuk ikan air tawar hasil budidaya masyarakat, untuk diolah menjadi menu ramah anak seperti nugget maupun presto.

Sebelum meninjau menu makanan, Idah bersama tim memeriksa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta proses pencucian ompreng atau wadah makanan di lokasi tersebut.

Hasil peninjauan menunjukkan IPAL di SPPG Huangobutu sudah memenuhi standar, termasuk proses pencucian wadah makanan yang dinilai berjalan baik.

Meski demikian, Idah meminta proses pencucian tetap menggunakan air mengalir, baik saat menggunakan sabun maupun tahap pembilasan akhir.

“IPAL-nya sudah bagus dan proses pencuciannya juga sudah baik,” pungkasnya.

SPPG Huangobutu berada di bawah naungan Yayasan Naluri Nusantara Gemilang dan setiap hari mengelola sekitar 2.169 porsi Makan Bergizi Gratis di Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.(*)