DIGIMEDIA.ID – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menjadi tuan rumah kegiatan Literasi Jurnal Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Gorontalo, Rabu (17/6/2026), yang membahas transformasi tata kelola jurnal menuju standar internasional.
Kegiatan ini digelar dalam rangka Semarak Hari Lahir Relawan Jurnal Indonesia (RJI) ke-10 dengan mengusung tema “Transformasi Tata Kelola Jurnal Menuju Standar Internasional dan Indeksasi Global” di Aula Lantai 5 Fakultas Kedokteran UMGO.
Sebanyak sekitar 70 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo ikut serta dalam kegiatan tersebut. Forum ini menjadi ruang penguatan literasi pengelolaan jurnal ilmiah bagi akademisi, dosen, mahasiswa, hingga peneliti.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola jurnal agar mampu menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas serta kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua RJI Gorontalo, Dr. Muh. Firyal Akbar, menjelaskan kegiatan ini merupakan amanat Pengurus Pusat RJI dalam rangka memperingati satu dekade organisasi tersebut.
“Dalam rangka Hari Lahir RJI ke-10, kami melaksanakan kegiatan literasi jurnal sebagai upaya meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan jurnal ilmiah,” ujarnya.
Firyal menegaskan bahwa literasi jurnal menjadi kebutuhan penting bagi dunia akademik, sekaligus memperkuat peran RJI dalam mendampingi pengelolaan jurnal di daerah sejak 2017.
Ia juga menyebutkan kegiatan ini tidak hanya dipusatkan di UMGO, tetapi ke depan akan digilir ke berbagai kampus di Gorontalo agar manfaatnya lebih luas.
“Harapannya kegiatan seperti ini tidak berhenti di UMGO saja, tetapi ke depan akan dilaksanakan secara bergilir di berbagai kampus di Gorontalo,” katanya.
Selain itu, Firyal menekankan semangat voluntarisme menjadi dasar utama gerakan RJI sehingga kegiatan ini dapat diikuti secara gratis oleh peserta.
“Ini adalah semangat relawan yang terus kami jaga,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, mengapresiasi peran RJI dalam memperkuat budaya akademik dan publikasi ilmiah di perguruan tinggi.
Ia menilai jurnal ilmiah memiliki peran penting dalam pengembangan profesi akademik, kenaikan jabatan fungsional, hingga syarat kelulusan mahasiswa.
“Jurnal saat ini menjadi kebutuhan penting, baik untuk pengembangan profesi, kenaikan pangkat, maupun sebagai syarat akademik mahasiswa,” ujarnya.
Menurutnya, jurnal juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat program studi dan meningkatkan kualitas institusi pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas tulisan yang dipublikasikan agar jurnal dapat semakin dipercaya dan diakui secara luas.
“Dari situlah kualitas jurnal akan meningkat dan mendapatkan kepercayaan yang lebih luas,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Rektor UMGO menegaskan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan ekosistem jurnal ilmiah di Gorontalo.
“Insya Allah UMGO akan senantiasa menjadi mitra yang baik,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri pengelola jurnal, dosen, mahasiswa, peneliti, serta perwakilan perguruan tinggi se-Provinsi Gorontalo yang mengikuti rangkaian literasi jurnal RJI.(*)














