ADV Honda

UMGO Hadirkan Buku Muatan Lokal Burung dan Hutan untuk Sekolah Dasar di Pohuwato

79
×

UMGO Hadirkan Buku Muatan Lokal Burung dan Hutan untuk Sekolah Dasar di Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, H. Arman Mohamad, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan sambutan saat membuka Lokakarya Penyusunan Buku Muatan Lokal Burung dan Hutan di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato.
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menghadirkan Buku Muatan Lokal Burung dan Hutan untuk Sekolah Dasar di Kabupaten Pohuwato sebagai bagian dari Program Konservasi Julang Sulawesi. Program tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, S.Pd.I., M.Si saat membuka Lokakarya Penyusunan Buku Muatan Lokal Burung dan Hutan yang diikuti kepala sekolah dan guru muatan lokal Sekolah Dasar se-Kecamatan Taluditi.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Dalam sambutannya, Arman mengutip pesan David Suzuki yang menyebut bumi bukan warisan dari leluhur, melainkan pinjaman dari anak cucu yang harus dijaga bersama.

Menurutnya, pendidikan menjadi sarana paling efektif untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada generasi muda sejak usia dini.

Ia juga mengaku bangga karena Kecamatan Taluditi menjadi lokasi pertama pengembangan Buku Muatan Lokal Burung dan Hutan di Kabupaten Pohuwato.

“Taluditi mungkin selama ini belum banyak dikenal. Namun hari ini Taluditi menjadi pelopor lahirnya inovasi pendidikan berbasis lingkungan di Kabupaten Pohuwato,” ujarnya.

Arman mengatakan Kabupaten Pohuwato memiliki kekayaan flora dan fauna yang melimpah. Namun, berbagai tantangan lingkungan, termasuk persoalan ketersediaan air bersih, membutuhkan pendidikan yang mampu membangun kepedulian masyarakat sejak dini.

Pada kesempatan tersebut, Arman memberikan apresiasi kepada UMGO atas inisiatif menghadirkan buku muatan lokal yang berfokus pada pelestarian lingkungan.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Inilah wujud nyata Kampus Berdampak. Kampus tidak hanya menjadi menara gading yang menghasilkan kajian ilmiah, tetapi hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi terhadap berbagai persoalan daerah. UMGO telah menunjukkan kepeloporan di Kabupaten Pohuwato dan kami berharap langkah ini dapat menginspirasi yang lainnya,” ungkapnya.

Ia berharap Buku Muatan Lokal Burung dan Hutan tidak hanya menjadi bahan ajar di sekolah, tetapi berkembang menjadi gerakan edukasi konservasi yang mampu membentuk karakter peserta didik.

Menurutnya, program tersebut juga dapat memperkuat identitas Kabupaten Pohuwato sebagai daerah yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Keberhasilan program itu, lanjut Arman, akan terlihat ketika peserta didik semakin mengenal, mencintai, dan berperan aktif menjaga hutan serta satwa endemik di daerahnya.(*)

UMGO