ADV Honda

Cerdas Finansial, BEI dan FIS UMGO Edukasi Mahasiswa Soal Pasar Modal Syariah

22
×

Cerdas Finansial, BEI dan FIS UMGO Edukasi Mahasiswa Soal Pasar Modal Syariah

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Foto bersama jajaran Fakultas Ilmu Sosial UMGO, Bursa Efek Indonesia, usai Kuliah Umum tentang kecerdasan finansial dan investasi melalui pasar modal syariah di UMGO, Selasa (15/9/2026).

UMGO – Kepala Kantor Wilayah Bursa Efek Indonesia Sulawesi Utara dan Gorontalo Mario Laurens Iroth mengingatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial UMGO agar lebih bijak mengelola keuangan dan tidak terjebak gaya hidup berlebihan.

Pesan tersebut disampaikan Mario saat menjadi pemateri dalam Kuliah Umum Fakultas Ilmu Sosial UMGO Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Lantai III Rektorat UMGO, Selasa (15/9/2026).

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Mario tampil sebagai pemateri bersama Kepala Kantor Cabang MNC Sekuritas wilayah Sulawesi Utara Yansen Kristian Sumual. Kuliah umum tersebut mengangkat tema Smart Islamic Personal Finance, Membangun Generasi Muda yang Cerdas Finansial dan Bijak Berinvestasi Melalui Pasar Modal Syariah.

Dalam pemaparannya, Mario menjelaskan generasi muda perlu memiliki kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Kebiasaan mengutamakan gengsi dan gaya hidup dapat menimbulkan persoalan finansial di kemudian hari.

“Mengutamakan gaya daripada keamanan keuangan mereka. Mereka lebih mengedepankan gengsi daripada fungsi,” ujar Mario.

Kebutuhan primer seharusnya menjadi prioritas. Namun, fashion dan gaya hidup sebagai kebutuhan psikologis kerap ditempatkan lebih utama oleh sebagian generasi muda.

“Kalau diganti urutannya, maka terjadi teman-teman masuk perangkap pinjol,” katanya.

Karena itu, Mario mendorong mahasiswa mulai membangun kebiasaan mengatur keuangan secara terencana. Mahasiswa juga diminta mengenal instrumen investasi dengan baik sebelum mengambil keputusan.

Edukasi tersebut sekaligus memperkenalkan pasar modal syariah kepada mahasiswa. Pemahaman terhadap instrumen investasi dinilai penting agar keputusan investasi tidak hanya didasarkan pada tren.

Mahasiswa didorong mempertimbangkan investasi berdasarkan pengetahuan dan pertimbangan yang matang. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kecerdasan finansial di kalangan generasi muda.

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Fakultas Ilmu Sosial UMGO dan Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari penguatan literasi pasar modal di lingkungan kampus.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani Dekan Fakultas Ilmu Sosial UMGO Dr. Apris Ara Tilome bersama Kepala Kantor Wilayah Bursa Efek Indonesia Sulawesi Utara dan Gorontalo Mario Laurens Iroth.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas sinergi dalam edukasi dan literasi pasar modal, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan serta pengalaman yang lebih dekat dengan dunia investasi.

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami investasi dari sisi teori, tetapi juga memiliki wawasan praktis dalam mengelola keuangan dan menentukan instrumen investasi secara bijak.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial UMGO Dr. Apris Ara Tilome mengatakan kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi keuangan dan pasar modal bagi mahasiswa.

“Kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia ini menjadi langkah strategis bagi Fakultas Ilmu Sosial UMGO dalam memperkuat literasi keuangan dan pasar modal bagi mahasiswa,” ujar Apris.

Apris berharap mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga wawasan praktis mengenai cara mengelola keuangan dan berinvestasi secara bijak, khususnya melalui pasar modal syariah.(*)

UMGO