DIGIMEDIA.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memuji kolaborasi Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mengintegrasikan program bedah rumah dan sertifikat tanah.
Apresiasi itu disampaikan saat kunjungan kerja di Desa Pone, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa (23/6/2026), dalam rangka peninjauan penyerahan sertifikat tanah dan program bedah rumah.
Program tersebut menggabungkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP) dengan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Kementerian ATR/BPN.
Menurut Tito, integrasi dua program tersebut menjadi langkah yang efektif karena memberikan manfaat ganda bagi masyarakat, yakni hunian layak sekaligus kepastian hukum atas tanah.
“Bedah rumah menjadi program kementrian PKP ada 4.059 yang dibedah, tapi yang surprise bagi saya oleh Bapak Gubernur dan Bapak Bupati dipadukan dengan program PTSL diberikan sertifikat graris,” kata Tito.
Ia menilai inovasi tersebut sebagai terobosan yang dapat dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam mengoptimalkan program pemerintah pusat.
“Saya sangat menghargai program ini, inisiatif Bapak Gubernur dan Pak Bupati mudah-mudahan bisa menjadi contoh provinsi daerah lain,” ujarnya.
Tito menjelaskan, secara nasional pemerintah menargetkan 400 ribu rumah melalui program BSPS dan 1,9 juta sertifikat gratis melalui PTSL sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo.(*)














