Scroll Untuk Tutup Iklan
Gorontalo

Sekjen GGN Tinjau Potensi Lokasi Aspiring Geopark Gorontalo

182
×

Sekjen GGN Tinjau Potensi Lokasi Aspiring Geopark Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Sekjend GGN Mr. Guy Martini saat berkunjung ke Benteng Otanaha. (Foto: Fadly/Diskominfotik)

DIGIMEDIA.ID – Sekretaris Jenderal Global Geopark Network (Sekjen GGN), Mr. Guy Martini, telah memulai asistensi lokasi yang diusulkan menjadi Geopark Gorontalo. Sejumlah situs geologi, sejarah, dan budaya akan ditinjau sebagai bahan masukan bagi pemerintah provinsi.

Kunjungan yang diberi judul “advisory mission” ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah status Aspiring Geopark Gorontalo layak untuk ditetapkan sebagai Geopark Nasional di bawah pengawasan UNESCO. Jika berhasil, pengelolaan taman bumi ini akan menjadi perhatian nasional dan dunia dalam upaya konservasi dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Saya datang ke sini atas undangan Bappenas terkait dengan Aspiring Gorontalo Geopark untuk menganalisis situasi dan melihat potensi Gorontalo sebagai kandidat Geopark Global,” kata Mr. Guy Martini dalam bahasa Inggris.

Mr. Guy Martini beserta asistennya, Daniela, dan tim dari Bappenas tiba di Bandara Djalaluddin, Gorontalo, pada Jumat (7/7/2023). Kunjungan mereka dimulai dengan mengunjungi Rumah Karawo, di mana kain khas tradisional Gorontalo tersebut dianggap sebagai warisan budaya tak benda yang patut dilestarikan.

Proses pembuatan karawo yang melibatkan menggambar motif, mengiris, mencabut benang, dan menenun secara tradisional dinilai sangat unik. Seluruh prosesnya dilakukan secara manual tanpa bantuan mesin.

Selanjutnya, rombongan berkunjung ke Benteng Otanaha, sebuah situs bersejarah peninggalan Portugis dari abad ke-15. Situs ini menarik perhatian Martini. Didampingi oleh tim dari Geopark Gorontalo dan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK), Martini mendapatkan penjelasan mengenai asal usul dan sejarah Benteng Otanaha.

“Tempat ini sangat penting karena telah berdiri sejak sekitar tahun 1500-an. Desain arsitektur dan bahan bangunannya juga sangat baik, sehingga saya percaya bahwa ini merupakan aset yang sangat berharga untuk masa depan Geopark Gorontalo,” ungkapnya.

Kehadiran Martini dan timnya di Gorontalo direncanakan berlangsung hingga tanggal 13 Juli 2023. Selain Benteng Otanaha, mereka juga akan mengunjungi Hiu Paus, Taman Laut Olele, batu gamping di Biluhu Timur, serta Kota Tua di Kota Gorontalo.

Situs-situs lain yang akan dieksplorasi termasuk geosite Oluhuta, Lombongo, granodiorit, dan batu gamping merah di Kabupaten Boalemo. Batu gamping merah menjadi salah satu situs geologi penting, termasuk geotermal di Resort Pentadio dan kawasan Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo. (Cui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO