ADV Honda
banner 728x90

Printer 3D Ternyata Bisa Mencetak Komponen Senjata Api

179
×

Printer 3D Ternyata Bisa Mencetak Komponen Senjata Api

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 6 detik
Illustrasi

TEKNOLOGI – Perkembangan teknologi manufaktur aditif atau yang lebih dikenal sebagai 3D printing kini menunjukkan lompatan besar di berbagai sektor modern.

Namun, teknologi canggih tersebut mulai menyimpan celah keamanan serius yang mengancam penegak hukum serta stabilitas keamanan global.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Perangkat yang dirancang untuk hobi kini rentan disalahgunakan untuk memproduksi bagian vital senjata api ilegal tanpa nomor seri.

Berkas cetak digital untuk berbagai komponen senjata mulai ditemukan serta dibagikan secara bebas di forum daring darkweb.

Bahan baku seperti filamen plastik tahan panas dijual bebas di pasaran dengan harga yang relatif sangat terjangkau publik.

Hal tersebut memungkinkan siapa saja merakit senjata api fungsional di rumah tanpa melalui prosedur pemeriksaan keamanan standar.

Fenomena ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan lembaga penegak hukum internasional karena tidak memiliki nomor registrasi resmi.

Meski komponen berbahan plastik cetakan 3D rentan rusak, walaupun memang teknologi bahan dan cetak terus berkembang cepat saat ini.

Berbagai pihak mendesak adanya regulasi ketat terhadap peredaran desain digital komponen senjata serta pengawasan distribusi perangkat tinggi.

Bahkan, Gubernur California Gavin Newsom resmi meneken undang-undang baru yang mewajibkan pabrikan printer 3D menyematkan teknologi pemblokir senjata api pada produk penjualan baru mereka.

Langkah tegas negara bagian Amerika Serikat itu diambil setelah New York memberlakukan aturan serupa guna mencegah peredaran senjata rakitan tanpa nomor seri atau ghost gun.

Sejumlah pihak yang turut memantau perkembangan isu ini meliputi Interpol, pakar keamanan siber, dan aparat penegak hukum.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO