ADV Honda

Pemkab Gorontalo Mulai Kembangkan Nilam Jadi Komoditas Ekonomi Baru

97
×

Pemkab Gorontalo Mulai Kembangkan Nilam Jadi Komoditas Ekonomi Baru

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menandatangani MoU pengembangan nilam bersama Koperasi Infinity Alam Lestari di Rumah Dinas Bupati Gorontalo.

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai mengembangkan tanaman nilam sebagai komoditas ekonomi baru berbasis pertanian untuk membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Langkah itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Gorontalo dan Koperasi Infinity Alam Lestari di Aula Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Selasa (19/5/2026), yang ditandatangani langsung Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi bersama Direktur Koperasi Infinity Alam Lestari, Engeline Hennriette.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Pengembangan nilam menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam membuka sektor ekonomi baru berbasis pertanian di Kabupaten Gorontalo.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan lahan awal pengembangan nilam di kawasan Bumi Perkemahan Bongohulawa.

Menurut Sofyan, program tersebut diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru, khususnya bagi para petani di Kabupaten Gorontalo.

“Kerja sama ini menjadi tanggung jawab bersama agar pengembangan nilam di Kabupaten Gorontalo bisa berjalan baik dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Sofyan.

Pengembangan nilam selanjutnya akan diperkuat melalui kerja sama teknis lanjutan yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Selain budidaya, pemerintah daerah mulai menyiapkan promosi produk hilirisasi nilam pada ajang Pekan Nasional (PENAS) yang akan digelar di Gorontalo pada Juni mendatang.

Produk turunan nilam nantinya akan dipamerkan dalam Expo PENAS sebagai bagian dari promosi potensi ekonomi daerah.

“Harapannya produk-produk ini bisa menjadi identitas baru Kabupaten Gorontalo dan menarik perhatian peserta maupun tamu dari luar daerah,” katanya.

Sementara itu, Engeline Hennriette mengatakan penanaman nilam sebenarnya telah dilakukan di beberapa lokasi sebelum penandatanganan kerja sama tersebut.

Ia optimistis pengembangan nilam di Kabupaten Gorontalo memiliki prospek besar untuk mendukung industri minyak atsiri dan produk turunannya.

“Kami bersyukur bisa terlibat dalam pengembangan nilam di Gorontalo dan ikut ambil bagian dalam PENAS melalui produk-produk hasil hilirisasi nilam,” imbuhnya.(*)