Scroll Untuk Tutup Iklan
Kriminal

Operasi Miras, Polda Gorontalo Sita 128 Botol

386
×

Operasi Miras, Polda Gorontalo Sita 128 Botol

Sebarkan artikel ini
Polda Gorontalo berhasil mengamankan Ratusan Botol Minuman Keras yang diamankan melalui Operasi Pekat Otanaha yang dipimpin oleh Ipda Ismail Dai didampingi Ipda Abdullah Ishak. Rabu, (16/08/2023) dini hari

Digimedia.id – Operasi patroli yang dilakukan oleh tim gabungan Satuan Tugas Urusan Kepolisian Lalu Lintas (Satgas UKL) Il Polda Gorontalo, sebanyak 128 botol minuman keras berhasil diamankan.

Botol-botol tersebut diidentifikasi milik seorang individu bernama AH (23), yang merupakan warga Desa Lupoyo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Untuk operasi yang dilakukan dari selasa malam hingga rabu dini hari ini, kami berhasil mengamankan 128 botol Miras dari berbagai merk dengan rincian, sebanyak 104 botol jenis captikus, 39 botol bir bintang, 17 botol draff bir dan 7 botol bir hitam, ungkap Ipda Ismail Dai saat dihubungi.

Lebih lanjut, PS. Paur Minops Samapta Polda Gorontalo, Ismail, mengungkapkan bahwa Operasi Pekat Otanaha II akan terus berlanjut dalam beberapa hari mendatang sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Gorontalo.

“Operasi pekat pada malam ini fokus pada permasalahan prostitusi dan peredaran minuman keras. Hasil operasi ini akan didata lebih lanjut di Mapolda Gorontalo,” tutur Ismail.

Dalam operasi ini, tim berhasil menangkap 8 pria dan 6 wanita yang berada di kamar-kamar yang berbeda dalam sebuah kos-kosan di Kota Gorontalo.

Banyak dari mereka adalah mahasiswa yang saat razia terjaring sedang asik menikmati minuman keras di dalam kamar yang sama.

Selain itu, beberapa pasangan mesum juga berhasil diidentifikasi, serta ditemukan pemuda yang menggunakan Lem Ehabon dan pemuda yang mengonsumsi obat herbal dengan dosis yang melebihi batas.

“Sekelompok pemuda ini langsung kita amankan di Mapolda Gorontalo, untuk diberikan pembinaan, agar tidak mengulangi lagi perbuatan yang mereka lakukan, pihak keluarga pun kami panggil untuk lebih teliti memantau anak-anaknya.” tutup Ipda Dai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO