ADV Honda

Nelayan Gorontalo Mulai Rasakan Manfaat Kampung Nelayan Merah Putih

295
×

Nelayan Gorontalo Mulai Rasakan Manfaat Kampung Nelayan Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Presiden Prabowo Subianto hadir langsung meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan pada Sabtu, 9 Mei 2026. Read more: https://setkab.go.id/dari-leato-selatan-harapan-baru-nelayan-tumbuh-di-kampung-nelayan-merah-putih/
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Kota Gorontalo, mulai membawa perubahan bagi nelayan melalui fasilitas melaut yang lebih mudah dan terjangkau.

Kawasan tersebut kini dilengkapi pabrik es, gudang beku ikan, docking perahu, bengkel nelayan, hingga tempat perbaikan jaring untuk mendukung aktivitas perikanan masyarakat.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Tokoh nelayan Leato Selatan, Suhardi Darisse, mengatakan kehadiran fasilitas tersebut sangat membantu kebutuhan dasar nelayan, terutama penyediaan es balok untuk melaut.

“Kami ini sudah merasa terbantu,” ujar Suhardi.

Ia menjelaskan, sebelumnya nelayan harus mengeluarkan biaya tambahan transportasi untuk membeli es di luar kawasan pesisir.

Kini, harga es balok di Kampung Nelayan Merah Putih jauh lebih murah dibandingkan harga di kota.

“Harganya di bawah yang di kota ada 13 ribu (rupiah) per balok, di sini 6.500 (rupiah),” katanya.

Menurut Suhardi, kebutuhan es sangat penting bagi nelayan jaring karena kapal beroperasi hampir setiap malam untuk menjaga kualitas hasil tangkapan ikan.

Saat musim ikan bagus, satu unit usaha nelayan bahkan dapat membutuhkan hingga 50 balok es dalam satu malam.

Suhardi optimistis keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih akan memberi dampak luas bagi masyarakat pesisir di Leato Selatan dan sekitarnya.

“Saya sangat optimistis kampung nelayan ini bisa membantu seluruh masyarakat nelayan,” ujarnya.

Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih sekaligus Ketua Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Abdul Rahman Lamusu, mengatakan kawasan itu dikelola langsung koperasi kelurahan.

“Ini memang program Bapak Presiden melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih,” kata Abdul Rahman.

Ia menyebut seluruh anggota mulai memanfaatkan fasilitas yang tersedia, terutama pabrik es yang telah beroperasi selama dua bulan terakhir.

Sebelum fasilitas tersebut tersedia, nelayan harus menempuh perjalanan hingga 8 sampai 10 kilometer untuk membeli es balok maupun bahan bakar.

Kini, Kampung Nelayan Merah Putih menjadi pusat aktivitas perikanan baru yang mempermudah kebutuhan nelayan melalui fasilitas yang dekat dan pengelolaan berbasis masyarakat.(*)

UMGO