DIGIMEDIA.ID – Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah dan Aisyiyah Gorontalo Tahun 2026 resmi dibuka di Aula Lantai 5 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Selasa (14/7/2026).
Pembukaan dilakukan oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji sekaligus Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Provinsi Gorontalo.
Rektor UMGO Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Gorontalo yang kembali mempercayakan UMGO sebagai tuan rumah pelaksanaan Musypimwil.
Menurutnya, forum tersebut diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang semakin memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah di Gorontalo.
“Kehadiran para pimpinan Muhammadiyah di Kampus UMGO menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi sivitas akademika untuk terus membangun citra dan merancang masa depan pendidikan yang lebih maju,” kata Prof. Kadim.
Pada rangkaian pembukaan juga diserahkan 50 paket bantuan sembako dari Baznas Provinsi Gorontalo sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus sinergi bersama Muhammadiyah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ketua PW ‘Aisyiyah Gorontalo Ir. Hj. Hasna Nikma Paneo mengatakan Musypimwil bukanlah panggung untuk memamerkan keberhasilan ataupun mencari kesalahan, melainkan ruang refleksi bagi seluruh pimpinan organisasi.
Mengusung semangat penguatan kelembagaan menuju ‘Aisyiyah Berkemajuan, Hasna mengajak seluruh peserta membawa pulang tiga pesan utama dari Musypimwil.
Pertama, memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat wilayah hingga ranting. Kedua, memperkuat kaderisasi secara berkelanjutan agar estafet perjuangan terus berjalan, termasuk melalui sinergi dengan Nasyiatul ‘Aisyiyah.
Ketiga, menjaga profesionalisme, kejujuran, dan kualitas pengelolaan amal usaha serta pelayanan organisasi agar tetap menjadi ruang yang aman dan bermartabat bagi perempuan.
Sementara itu, Ketua PWM Gorontalo Dr. Sabara Karim Ngou menjelaskan Musypimwil menjadi forum evaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus tindak lanjut hasil Muktamar Muhammadiyah.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PWM Gorontalo dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Gorontalo.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan pelayanan masyarakat.
Dalam sambutannya, Prof. Muhadjir Effendy mengapresiasi perkembangan Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Ia mengaku pernah terlibat dalam pembangunan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) UMGO saat menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Menurutnya, pemerintah saat itu membangun puluhan rumah susun bagi perguruan tinggi Muhammadiyah di berbagai daerah. Seluruh fasilitas tersebut diharapkan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Prof. Muhadjir berharap Musypimwil Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Gorontalo mampu melahirkan keputusan-keputusan yang produktif, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menghasilkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan Muhammadiyah di Gorontalo.
Usai menyampaikan amanatnya, Prof. Muhadjir Effendy secara resmi membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Gorontalo Tahun 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Gorontalo Dr. Ir. Gusnar Ismail, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Erwin Akib, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo, Kepala Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Gorontalo Hamzah Hippy, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Wakil Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo dan kabupaten/kota, pimpinan Ortom Muhammadiyah, pimpinan organisasi masyarakat Islam, peserta Musypimwil Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, serta tamu undangan lainnya.(Advetorial)














