Scroll Untuk Tutup Iklan
Kab Pohuwato

Desa Torosiaje Jadi Kampung Reforma Agraria Pertama di Sulawesi

515
×

Desa Torosiaje Jadi Kampung Reforma Agraria Pertama di Sulawesi

Sebarkan artikel ini
Desa Torosiaje.

DIGIMEDIA.ID – Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, menjadi kampung reforma agraria pertama di Sulawesi.

Hal ini ditandai dengan pencanangan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pohuwato dan penyerahan 337 sertifikat tanah di atas air kepada warga desa, Rabu (13/12/2023).

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Pencanangan ini dihadiri oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Kepala Kantor Pertanahan Pohuwato, Kelik Eko Wijayanto, Kadis Perindagkop dan UKM, Ibrahim Kiraman, Camat Popayato, Zulkifli Buludawa, dan Kades Torosiaje.

Selain itu, juga hadir Kabag Hukum Setda, Owin Mohi, unsur PMD, unsur Dinas Perikanan, dan unsur Dinas PUPR.

Bupati Saipul mengatakan, penyerahan sertipikat ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik dan perjuangan yang panjang.

Ia berharap, sertipikat ini dapat memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan bagi warga Torosiaje.

“Masyarakat sudah cukup lama menanti, dan Alhamdulillah atas kerja keras kita semua dan atensi dari BPN maka hari ini dapat direalisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat Desa Torosiaje,..”

“Olehnya terima kasih atas perhatiannya,” kata Saipul.

Sertifikat yang diserahkan ini masih berupa sertipikat hak pakai, yang menunggu peraturan presiden (perpres) yang akan diterbitkan.

Perpres ini dapat segera keluar, sehingga sertipikat ini dapat diubah menjadi hak milik.

“Kalau pun ini diatas perairan tapi yang dilakukan itu adalah tanah, supaya kedepan ini akan berubah dari hak pakai menjadi hak milik..”

“Di Kepulauan Riau, dan Wakatobi di sana sudah menjadi hak guna bangunan, sehingga kita harus mendorong agar di sini juga menjadi hak guna bangunan..”

“Olehnya kita harus bersinergi, bekerja sama untuk mewujudkan 337 bidang tanah ini,” ujar Saipul.

Saipul menambahkan, Desa Torosiaje adalah lokasi ketiga di Indonesia yang menjadi kampung reforma agraria, setelah Kepulauan Riau dan Wakatobi.

Ia juga mengapresiasi kinerja BPN Pohuwato yang telah menjadikan desa ini sebagai pilot project di Indonesia.

Acara pencanangan ini ditutup dengan penyerahan plakat dan laporan akhir kegiatan GTRA dari Kantor Pertanahan Pohuwato kepada Bupati Pohuwato dan Kades Torosiaje.

Selain itu, Bupati Saipul juga menyerahkan UMKM berupa sembako dari Desa Torosiaje kepada perwakilan warga.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO