Scroll Untuk Tutup Iklan
Kesehatan

Balai POM Gorontalo Gelar Bimbingan Teknis Komunitas Desa untuk Keamanan Pangan

208
×

Balai POM Gorontalo Gelar Bimbingan Teknis Komunitas Desa untuk Keamanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Balai POM di Gorontalo melaksanakan Bimbingan Teknis Komunitas Desa di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo pada tanggal 11 - 15 September 2023

DIGIMEDIA.ID – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Gorontalo telah melaksanakan Bimbingan Teknis Komunitas Desa di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan keamanan pangan di kalangan komunitas desa dan produsen pangan setempat serta meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam menerapkan praktik keamanan pangan.

Bimbingan teknis ini berlangsung selama 5 hari, dimulai pada tanggal 11 hingga 15 September 2023, dan diadakan di rumah komunitas Desa Piloliyanga.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Desa Piloliyanga dan diikuti oleh 50 peserta dari berbagai komunitas desa, termasuk komunitas ibu rumah tangga, remaja, ritel, sekolah, pangan siap saji, dan industri rumah tangga.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah para kader yang telah menjalani pelatihan sebelumnya, petugas dari Puskesmas Tilamuta, Dinas Kesehatan Boalemo, dan Balai POM Gorontalo.

Materi yang disampaikan mencakup topik keamanan pangan dan 5 kunci keamanan pangan oleh kader, gizi seimbang oleh Balai POM, sanitasi dan higiene pangan siap saji oleh petugas puskesmas Tilamuta, serta tata cara mendapatkan P-IRT (Izin Edar Produk Pangan Industri Rumah Tangga) yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Boalemo.

Selama kegiatan, peserta juga melakukan praktek pengujian sampel pada beberapa produk pangan olahan dari pedagang kaki lima (PKL) dan IRTP (Industri Rumah Tangga Pangan) di Desa Piloliyanga.

Mereka juga melakukan praktek fasilitasi keamanan pangan kepada kader di sarana dapur rumah tangga, ritel, dan PKL.

Selanjutnya, kader desa diharapkan dapat memfasilitasi komunitas mereka dalam menerapkan praktik keamanan pangan di lingkungan mereka.

Selain peningkatan pengetahuan, desa juga diberikan test kit untuk mendeteksi bahan berbahaya seperti formalin, Rhodamin B, Methanil Yellow, dan formalin.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat desa terhadap keamanan pangan akan meningkat, yang pada gilirannya akan membantu masyarakat desa menjadi lebih mandiri dalam memastikan keamanan pangan yang mereka konsumsi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO