ADV Honda

Pemprov Gorontalo Serahkan Berkas Usulan HB Jassin dan Aloei Saboe Jadi Pahlawan Nasional

52
×

Pemprov Gorontalo Serahkan Berkas Usulan HB Jassin dan Aloei Saboe Jadi Pahlawan Nasional

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Pemprov Gorontalo menyerahkan dokumen usulan gelar Pahlawan Nasional bagi HB Jassin dan Prof. Dr. dr. Aloei Saboe kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Jakarta. Penyerahan berlangsung di Kantor Kementerian Kebudayaan RI, Senin (24/8/2026).

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo menyerahkan dokumen usulan gelar Pahlawan Nasional bagi HB Jassin dan Prof. Dr. dr. Aloei Saboe kepada Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon.

Penyerahan dokumen tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Kebudayaan RI, Kompleks Kemendikbud, Gedung E, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026).

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Fadli Zon juga menjabat Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) yang memiliki peran dalam proses penilaian usulan gelar.

Penyerahan berkas tersebut menjadi bagian dari rangkaian panjang Pemprov Gorontalo dalam memperjuangkan kedua tokoh tersebut memperoleh pengakuan sebagai Pahlawan Nasional.

Proses pengusulan telah dikawal sejak tahun lalu melalui riset sejarah, pengumpulan persyaratan formal, hingga pelaksanaan seminar nasional.

Rangkaian tersebut dilakukan Pemprov Gorontalo bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD).

Langkah itu ditujukan untuk memastikan rekam jejak HB Jassin dan Aloei Saboe memenuhi ketentuan serta persyaratan yang berlaku.

Setelah dokumen diterima, usulan tersebut selanjutnya memasuki tahapan pemeriksaan di tingkat pemerintah pusat.

Dokumen akan melalui proses verifikasi administrasi dan substantif sebelum dilakukan penilaian lebih lanjut.

Dalam proses tersebut, Dewan Gelar akan mempertimbangkan kelayakan para tokoh berdasarkan hasil kajian yang dilakukan.

Fadli Zon sebagai Ketua Dewan Gelar nantinya memimpin sidang bersama sejarawan dan para pakar untuk menilai usulan tersebut.

Hasil rekomendasi Dewan Gelar kemudian akan disampaikan kepada Presiden RI sebagai pemegang keputusan akhir mengenai penganugerahan gelar Pahlawan Nasional.

HB Jassin dikenal sebagai kritikus sastra yang memiliki peran penting dalam perkembangan sastra Indonesia.

Sementara itu, Prof. Dr. dr. Aloei Saboe merupakan tokoh yang mendedikasikan pengabdiannya dalam bidang kesehatan pada era kemerdekaan.

Pengusulan keduanya sekaligus menunjukkan bentuk perjuangan melalui bidang yang berbeda, yakni sastra dan kesehatan.

Jika usulan tersebut mendapatkan persetujuan, pengakuan nasional diharapkan memperkuat keteladanan kedua tokoh bagi masyarakat Indonesia.

Nilai perjuangan HB Jassin dan Aloei Saboe juga diharapkan dapat mendorong semangat literasi, pelayanan medis, serta kecintaan terhadap tanah air.

Pertemuan penyerahan dokumen tersebut dihadiri Gubernur Gorontalo bersama jajaran terkait serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Pemprov Gorontalo juga melibatkan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah dalam proses pengusulan kedua tokoh tersebut.(*)

UMGO