ADV Honda

Wali Kota Gorontalo Prihatin Kasus Istri Ditikam Suami: Cari Solusi, Bukan Kekerasan

105
×

Wali Kota Gorontalo Prihatin Kasus Istri Ditikam Suami: Cari Solusi, Bukan Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menjenguk SM, korban penikaman yang diduga dilakukan suaminya, Kamis (26/8/2026). Kunjungan tersebut untuk melihat kondisi korban dan memberikan dukungan moril.

DIGIMEDIA.ID – Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea prihatin terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga yang menyebabkan seorang istri ditikam suaminya hingga mengalami 17 luka.

Adhan menyempatkan diri menjenguk korban berinisial SM pada Kamis (26/8/2026), setelah kembali dari agenda pemerintahan di Manado, Sulawesi Utara.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi korban sekaligus memberikan dukungan moril setelah peristiwa penikaman yang dialaminya.

SM menjadi korban penikaman di sebuah indekos di Jalan Kasuari, Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Sabtu (22/8/2026).

Dalam kejadian tersebut, SM disebut mengalami 17 luka tusukan yang diduga dilakukan suaminya, FM (26).

Adhan mengaku prihatin karena persoalan rumah tangga justru berujung pada tindakan yang membahayakan keselamatan pasangan.

Menurutnya, konflik dalam keluarga semestinya diselesaikan dengan kepala dingin melalui komunikasi dan upaya mencari jalan keluar.

“Saya tidak mau masuk ke intern keluarga. Hanya saja, kalau ada masalah, cari solusi, bukan main tusuk seperti ini,” tegas Adhan.

Ia menilai tindakan penikaman tersebut tidak manusiawi, terlebih korban harus mengalami belasan luka akibat kekerasan dalam rumah tangga.

Adhan juga mengingatkan bahwa persoalan rumah tangga tidak dapat menjadi alasan bagi seseorang melakukan tindakan yang mengancam keselamatan pasangannya.

Jika hubungan rumah tangga sudah tidak dapat dipertahankan, ia meminta persoalan tersebut diselesaikan dengan cara yang baik.

“Kalau tidak mampu mengurus lagi, kembalikan ke orang tua. Ini kejadian yang sangat luar biasa, korban mengalami 17 tusukan,” ujarnya.

Adhan berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di Kota Gorontalo. Ia meminta masyarakat mampu mengendalikan emosi ketika menghadapi persoalan keluarga.

Khusus kepada para pria, Adhan mengingatkan agar tidak menjadikan kekerasan sebagai jalan keluar dalam menyelesaikan konflik rumah tangga.

“Saya harap tidak ada lagi kejadian semacam ini,” tandasnya.(*)

UMGO