ADV Honda

Persalinan Normal di Puskesmas Kian Sepi, Dinkes Gorontalo Ungkap Hal Ini

346
×

Persalinan Normal di Puskesmas Kian Sepi, Dinkes Gorontalo Ungkap Hal Ini

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Syafiin S. Napu saat memaparkan evaluasi program promosi kesehatan dan kesehatan komunitas
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo mengungkap penyebab menurunnya jumlah persalinan normal di puskesmas saat evaluasi Program 100 Hari Penyelamatan Ibu Hamil di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Jumat (17/7/2026).

Evaluasi dilakukan dalam pertemuan program promosi kesehatan dan kesehatan komunitas (Promkeskom) yang digelar secara luring dan daring.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, mengatakan salah satu temuan penting dalam evaluasi adalah semakin berkurangnya persalinan normal di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

“Bersalinan normal di puskesmas ini makin lama makin menurun. Dan tadi terungkap bahwa salah satu penyebabnya adalah bidan sendiri merasa menjadi tidak percaya diri karena kasus kematian yang terjadi,” kata Anang.

Menurut Anang, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena persalinan normal merupakan pelayanan yang menjadi kewenangan bidan di puskesmas.

Dinkes menilai perubahan pola pikir menjadi salah satu langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan diri tenaga kesehatan dalam menangani persalinan normal.

“Nah, ini yang perlu diubah mindset para bidan agar ketika persalinan normal, maka bidan harus yakin dan percaya diri bahwa kasus ini harusnya ditangani oleh mereka di puskesmas,” ujarnya.

Selain menyoroti penurunan persalinan normal, evaluasi juga menghasilkan rekomendasi agar ibu hamil lebih mengenal fasilitas kesehatan tempat mereka akan melahirkan.

Dinkes mengusulkan adanya kegiatan kunjungan atau tur ke puskesmas dan rumah sakit sejak masa kehamilan agar ibu tidak merasa asing dengan lingkungan persalinan maupun tenaga kesehatan yang akan melayani.(*)

UMGO