DIGIMEDIA.ID – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali memperkuat barisan tenaga pendidik bergelar doktor demi mewujudkan komitmen sebagai kampus yang unggul dan berkemajuan.
Kabar membanggakan ini datang dari dosen Program Studi Sastra Inggris, Dr. Atiq Aqiqotul Hasanah, S.S., M.A., yang sukses menyelesaikan studi doktoralnya.
Dr. Atiq resmi menyandang gelar tertinggi akademik tersebut setelah berhasil melewati Ujian Terbuka Disertasi dengan raihan predikat kelulusan cumlaude dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang sangat memuaskan sebesar 3,98.
Pencapaian indeks prestasi yang nyaris sempurna ini menjadi bukti komitmen civitas akademika UMGO dalam meningkatkan mutu SDM pengajar.
Dalam disertasinya, Dr. Atiq mengembangkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan teknologi E-Learning bagi mahasiswa Sastra Inggris.
Riset inovatif ini sengaja dirancang untuk membantu mendongkrak kemampuan analisis karya sastra mahasiswa yang dinilai masih perlu terus ditingkatkan.
Penerapan metode anyar tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang jauh lebih efektif sekaligus mengoptimalkan capaian kompetensi utama kelulusan.
Dr. Atiq mengungkapkan rasa syukur mendalam atas keberhasilannya menyelesaikan studi doktoral setelah berhasil melewati berbagai dinamika proses dan tantangan selama menempuh perkuliahan.
“Alhamdulillah, saya bisa berada di titik ini setelah melalui berbagai tantangan,” ujarnya seusai Sidang promosi doktor di Ruang Sidang Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Jumat (5/06/2026).
Ia juga berpesan agar para mahasiswa, khususnya kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), tetap menempatkan pendidikan formal mereka sebagai prioritas utama yang paling mendasar.
Meskipun aktif berkegiatan sebagai aktivis organisasi otonom Muhammadiyah, mahasiswa diharapkan tidak lupa pada kewajiban akademiknya untuk mengejar pendidikan setinggi-tingginya tanpa menjadikan organisasi sebagai penghalang kelulusan.
Pada kesempatan itu, ia juga menitipkan pesan penting bagi para mahasiswa, khususnya para kader aktif Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Dr. Atiq mengingatkan agar para kader IMM tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dan tidak menjadikan wadah organisasi sebagai penghalang studi.
Apresiasi dan ucapan selamat langsung datang dari Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, atas keberhasilan perolehan gelar akademik tertinggi itu.
Prof. Abd. Kadim berharap ilmu serta pengalaman yang didapatkan Dr. Atiq bisa memberi manfaat besar bagi program studi dan kemajuan universitas.
Langkah strategis ini menjadi pembuktian bahwa UMGO terus bergerak konsisten dalam mencetak barisan doktor demi mempercepat akselerasi mutu kampus lokal.
Acara sidang terbuka ini Turut hadiri Wakil Rektor I Dr. Muh. Firyal Akbar, Wakil Rektor II Dr. Salahudin Pakaya, dan Wakil Rektor III Dr. Thamrin Kum.
Hadir pula menyaksikan Direktur Pascasarjana UMGO, jajaran dekan, rekan sejawat dosen, hingga unsur pimpinan dari jajaran UPT AIK UMGO.(*)














