ADV Honda

BUMD Gorontalo Akan Difokuskan ke Agromaritim hingga Tambang

290
×

BUMD Gorontalo Akan Difokuskan ke Agromaritim hingga Tambang

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat mengukuhkan Danial Ibrahim sebagai Komisaris PT Gorontalo Fitrah Mandiri di Ruang Huyula, Gubernuran Gorontalo, Selasa (17/3/2026). (Foto : Mila)

DIGIMEDIA.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengukuhkan Danial Ibrahim sebagai Komisaris PT Gorontalo Fitrah Mandiri untuk mendorong optimalisasi BUMD dan peningkatan pendapatan asli daerah.

Pengukuhan berlangsung di Ruang Huyula, Gubernuran Gorontalo, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) luar biasa.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Agenda RUPS tersebut meliputi pemberhentian sekaligus pengukuhan komisaris. Penetapan ditandai dengan penandatanganan kontrak kinerja dan surat pernyataan oleh komisaris baru.

Danial Ibrahim menyampaikan, dirinya diamanahkan sebagai komisaris dengan tanggung jawab besar untuk membenahi kinerja BUMD yang dinilai belum optimal.

“Alhamdulillah tadi telah dilaksanakan RUPS luar biasa dengan satu agenda pemberhentian sekaligus pengukuhan komisaris, dan saya yang diamanahkan memiliki tanggung jawab besar untuk menghidupkan kembali BUMD,” ujarnya.

Menurut Danial, kinerja BUMD selama ini belum maksimal karena kurangnya fokus dalam pengelolaan unit usaha. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Sejak berdiri hingga sekarang, BUMD ini bisa dibilang hidup segan mati tak mau, sehingga perlu langkah konkret untuk menghidupkannya kembali,” ungkap Danial.

Ia menjelaskan, ke depan BUMD akan difokuskan pada sektor usaha yang potensial. Sektor tersebut meliputi agromaritim, pertambangan, dan perdagangan sebagai langkah awal pembenahan.

“Terlalu banyak unit bisnis yang dikelola tanpa fokus membuat hasilnya tidak memuaskan, sehingga ke depan kita sepakat untuk fokus,” imbuhnya.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah inventarisasi aset milik BUMD. Hal ini penting untuk memastikan potensi yang dapat dioptimalkan.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, optimalisasi aset dinilai menjadi strategi utama. Termasuk pemanfaatan lahan untuk sektor pertanian dan peluang kerja sama dengan pihak ketiga.

“Kita harus menyusun strategi agar BUMD ini bisa berjalan tanpa bergantung pada penyertaan modal dari pemerintah, salah satunya dengan mengoptimalkan aset dan membuka peluang kerja sama,” tutup Danial.(*)

UMGO