ADV Honda

Sidak Pom Mini, Pemkab Pohuwato Temukan Dugaan Permainan Harga BBM

20
×

Sidak Pom Mini, Pemkab Pohuwato Temukan Dugaan Permainan Harga BBM

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Petugas Dinas Perindagkop dan UKM Pohuwato saat melakukan sidak harga dan takaran BBM di sejumlah Pom Mini di Kecamatan Marisa dan Duhiadaa.

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Pohuwato menemukan dugaan permainan harga BBM saat melakukan inspeksi mendadak di sejumlah Pom Mini di Kecamatan Marisa dan Duhiadaa, Selasa (12/05/2026).

Sidak dilakukan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Perindagkop dan UKM) Pohuwato.

Hal ini dilakukan merespons kelangkaan dan melonjaknya harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax di tengah masyarakat.

Dari hasil pemantauan, tim menemukan harga BBM di tingkat pengecer mengalami kenaikan akibat adanya praktik perantara atau calo distribusi BBM.

Sejumlah pemilik Pom Mini mengaku mendapatkan pasokan BBM dari pihak ketiga dengan harga yang sudah tinggi sebelum dijual kembali kepada masyarakat.

Dalam sidak itu, harga Pertalite di sejumlah Pom Mini tercatat mencapai sekitar Rp15 ribu per liter.

Sementara BBM yang dijual menggunakan botol Aqua penuh dibanderol Rp23 ribu hingga Rp25 ribu per botol.

Untuk ukuran botol Coca-Cola, Pertalite dijual sekitar Rp15 ribu per botol.

Tim juga menemukan BBM yang dijual calo dalam galon berukuran 34 hingga 35 liter dipasarkan dengan harga Rp450 ribu sampai Rp470 ribu.

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Pohuwato, Ibrahim Kiraman, menegaskan pihaknya tidak hanya fokus mengawasi harga.

Pemerintah daerah juga akan memastikan ketepatan takaran BBM yang dijual di Pom Mini agar sesuai standar operasional.

“Kami akan segera mendatangkan alat ukur bersertifikasi dari unit kemetrologian,” ujar Ibrahim Kiraman.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan takaran BBM yang sesuai di tengah kondisi kelangkaan.

Ia menilai pengawasan distribusi perlu diperketat agar tidak dimanfaatkan spekulan maupun calo yang merugikan masyarakat.

“Tujuannya untuk memastikan bahwa literasi atau takaran yang diterima masyarakat pengguna di Pom Mini benar-benar sesuai dengan standar operasional yang berlaku,” katanya.

Pemerintah daerah memastikan pemantauan distribusi dan harga BBM di Pohuwato akan terus dilakukan secara intensif guna mencegah penimbunan dan permainan harga.(*)