Scroll Untuk Tutup Iklan
Headline

Razia Narkoba, Dapat Botol Kaca Sendok Hingga Headset Seluruh Lapas Digeledah Divpas Gorontalo

2316
×

Razia Narkoba, Dapat Botol Kaca Sendok Hingga Headset Seluruh Lapas Digeledah Divpas Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Tes Urine di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Gorontalo, Tim Divisi Pas ini terdiri dari Kabid Pembinaan, Bimbingan dan TI, Kasubid Keamanan dan Kasubid TI serta Staf (15/8)

DIGIMEDIA.ID – Divisi Pemasyarakatan Gorontalo bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum dari Badan Narkotika Nasional, Kepolisian, dan Tentara Nasional Indonesia menggelar razia menyeluruh di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Gorontalo.

Dalam operasi ini, lebih dari seratus petugas gabungan turun tangan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Razia ini tak hanya berfokus pada penggeledahan fisik, tetapi juga melibatkan pengujian urine terhadap narapidana yang ada di dalamnya.

Langkah ini diambil sebagai langkah proaktif dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di dalam fasilitas ini.

Brosur Motor Honda

Divpas Gorontalo dengan tegas menggerakkan timnya untuk melakukan penggeledahan teliti di seluruh area Lembaga Pemasyarakatan.

Meskipun hasil penggeledahan tidak mengungkapkan adanya barang terlarang jenis narkoba, beberapa benda yang dilarang ditemukan di dalam sel. Cermin, alat cukur, peneti, botol kaca, sendok, dan headset termasuk dalam barang-barang yang tak seharusnya ada di dalam lingkungan penahanan.

“Tindakan ini merupakan bagian dari program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang dicanangkan oleh pemerintah sesuai instruksi Presiden nomor 2 tahun 2020.

Kami berkomitmen untuk menjaga agar lapas tetap bersih dari narkoba dan benda-benda terlarang lainnya,” ungkap Tjahja Rediantana, Kabid Pembinaan, Bimbingan, dan Teknologi Informasi Divpas Gorontalo.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Gorontalo, Meita Eriza, melaporkan bahwa dari 15 narapidana yang menjalani tes urine, hasilnya negatif terhadap narkoba.

Ini menunjukkan komitmen dalam menjaga integritas lapas dan memastikan para narapidana tidak terlibat dalam penyalahgunaan zat terlarang.

Dalam mendukung pelaksanaan razia dan pengujian urine, Komitmen Cegah dan Berantas Narkoba dari Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo turut memantau jalannya operasi ini. Tim ini terdiri dari berbagai elemen, termasuk Kasubid Keamanan dan Kasubid Teknologi Informasi.(*)

Baca Juga  Temui Pelaku Usaha di Gorontalo, Sandiaga Dorong Pengembangan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Honda