ADV Honda

Pemkot Kotamobagu Perkuat UMKM sebagai Sektor Utama Pertumbuhan Ekonomi Daerah

141
×

Pemkot Kotamobagu Perkuat UMKM sebagai Sektor Utama Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Suasana Talk Show Gita Wicara bertajuk Wali Kota Mendengar dengan tema Transformasi Ekonomi Kerakyatan UMKM dan Industri Kreatif di Kampus Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), Kelurahan Kotobangon. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi mengenai penguatan UMKM dan pengembangan industri kreatif sebagai pilar pertumbuhan ekonomi daerah.

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan komitmennya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., saat menjadi pembicara pada Talk Show Gita Wicara bertajuk Wali Kota Mendengar di halaman Kampus Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), Kelurahan Kotobangon, Sabtu (13/6/2026).

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Talk show mengangkat tema Transformasi Ekonomi Kerakyatan UMKM dan Industri Kreatif. Dalam forum itu, pemerintah menegaskan UMKM dan industri kreatif menjadi pilar penting pembangunan ekonomi daerah.

Kedua sektor tersebut memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah.

Pemerintah Kota Kotamobagu juga menyatakan dukungannya terhadap kemajuan UMKM dan industri kreatif melalui kemudahan berusaha, sehingga pelaku usaha memiliki ruang berkembang lebih luas.

“UMKM dan Industri Kreatif memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah,” ujar Wali Kota Kotamobagu.

Dukungan pemerintah tidak hanya difokuskan pada aspek regulasi maupun perizinan. Pemkot juga menyiapkan berbagai program pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia para pelaku usaha.

Melalui peningkatan kapasitas tersebut, pelaku UMKM diharapkan mampu naik kelas, memperluas daya saing, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Forum diskusi berlangsung interaktif dengan membahas tantangan sekaligus peluang pengembangan industri kreatif dan ekonomi kerakyatan bersama para pelaku usaha.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber Hamri Mokoagow, Michael Sholat Bibisa, Nurbaya Supit, Ibnu R. Maliki, serta Putri D. Potabuga.(*)

UMGO