Scroll Untuk Tutup Iklan
Pendidikan

Lepas 150 Mahasiswa UG, Bupati Nelson Harap Bisa Beri ide kreativitas di Tengah Masyarakat

323
×

Lepas 150 Mahasiswa UG, Bupati Nelson Harap Bisa Beri ide kreativitas di Tengah Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Foto bersama dengan Mahasiswa peserta KKP UG angkatan XXIV gelombang 1 tahun 2023 di Halaman Kantor Bupati Gorontalo

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo secara resmi menerima dan melepas sebanyak 150 mahasiswa dari Universitas Gorontalo yang merupakan peserta Kuliah Kerja Pengabdian (KKP) angkatan XXIV gelombang 1 tahun 2023. Upacara pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gorontalo.

Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, dengan penuh rasa terima kasih dan bangga, menyampaikan apresiasi atas pengabdian yang dilakukan oleh Universitas Gorontalo kepada masyarakat.

Ia mengungkapkan pentingnya perguruan tinggi terlibat aktif dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Sangat penting bagi perguruan tinggi untuk tidak menjadi menara gading, hanya terlihat baik di luar, tapi tidak dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bupati Nelson.

Bupati Nelson juga menegaskan bahwa Universitas Gorontalo telah memberikan kontribusi nyata melalui program KKP dalam pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap mahasiswa yang terlibat dalam program ini dapat memberikan gagasan, ide, dan kreativitas untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat, seperti kemiskinan, stunting, pendidikan, lingkungan hidup, serta masalah keagamaan dan kebudayaan.

Dalam upaya mendukung kesuksesan program KKP, Bupati Nelson berencana untuk memberikan arahan dan bimbingan langsung kepada mahasiswa peserta KKP melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang).

Hal ini diharapkan dapat memastikan bahwa program-program yang dijalankan oleh mahasiswa memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Nelson menekankan bahwa kesuksesan mahasiswa dalam pelaksanaan program KKP adalah kesuksesan bersama.

Oleh karena itu, ia meminta mahasiswa untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di desa, seperti kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda-pemuda desa. Dengan sinergi yang baik, semangat membangun dan berkontribusi bagi desa dapat diwujudkan dengan baik.

Dari laporan yang disampaikan oleh Kepala LP3M UG, Dr. Dikson Junus, M.PA, diketahui bahwa 150 mahasiswa KKP akan disebar di 19 desa yang berada di 7 kecamatan, seperti Tibawa, Pulubala, Bongomeme, Dungaliyo, Tabongo, Biluhu, dan Batudaa Pantai.

Para mahasiswa berasal dari berbagai disiplin ilmu, termasuk dari 7 fakultas dan 14 program studi S1. Mereka akan melaksanakan pendampingan selama 40 hari.

Tema KKP kali ini adalah “pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal,” di mana program kegiatan KKP akan lebih mengoptimalkan potensi-potensi yang ada di wilayah masing-masing desa yang tersebar di 19 desa. Dengan fokus pada potensi lokal, diharapkan masyarakat desa dapat merasakan manfaat yang nyata dari program KKP ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO