KESEHATAN – Angka kematian ibu di Provinsi Gorontalo tercatat mencapai 32 kasus berdasarkan analisis surveilans terbaru Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB).
Penyebab tertinggi kematian tersebut adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 13 kasus atau 40,6 persen, disusul perdarahan obstetrik sebanyak 8 kasus atau 25 persen.
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyoroti pentingnya penanganan komplikasi terpadu mulai dari pemeriksaan kehamilan hingga kecepatan rujukan kedaruratan.
“Kita ingin setiap komplikasi dapat dikenali sedini mungkin dan ditangani tanpa kehilangan waktu yang sangat berharga,” ujar Anang pada Senin (05/10/2026).
Saat ini, hampir sembilan dari sepuluh persalinan normal di Gorontalo telah dilakukan di fasilitas kesehatan. Rumah sakit menjadi lokasi terbanyak yakni 65,48 persen.
Sementara itu, persalinan normal yang berlangsung di puskesmas mencapai 23,76 persen. Tingginya angka tersebut harus diimbangi penguatan mutu pelayanan dan kesiapan tenaga kesehatan.
Ketua Tim Kerja Kesehatan Ibu Dinkes P2KB, Saswaty Niati, menegaskan pentingnya ibu hamil untuk memeriksakan kandungan secara rutin sejak awal masa kehamilan.
Langkah ini sangat krusial agar ibu hamil tidak menunggu hingga muncul komplikasi sebelum mendapatkan pertolongan medis dari fasilitas kesehatan.
“Bila ditemukan faktor risiko, tenaga kesehatan dapat menyiapkan penanganan maupun rujukan lebih cepat,” kata perempuan yang akrab disapa Tity tersebut.
Tity menambahkan, hipertensi menjadi perhatian khusus karena memicu kasus eklamsia. Skrining hipertensi sejak pemeriksaan antenatal pertama direkomendasikan untuk menekan fatalitas ibu.
Selain deteksi dini, kecepatan rujukan kedaruratan juga dievaluasi. Data mencatat ada tiga kasus kematian ibu terjadi saat proses rujukan atau Death on Arrival (DOA).
Pendekatan pelayanan kesehatan ibu yang berkesinambungan menjadi kunci utama. Hal ini dilakukan guna memberi peluang lebih besar bagi ibu menjalani persalinan dengan aman.(*)














