DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo menyiapkan 26 rumah layak huni bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi tahun 2026 sebagai dukungan terhadap program pendidikan terpadu.
Program tersebut disampaikan Bupati Boalemo, Rum Pagau, saat sosialisasi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kecamatan Wonosari, Kamis, 21 Mei 2026.
Bantuan rumah diperuntukkan bagi orang tua siswa yang mengikuti program pendidikan terpadu untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Boalemo.
Selain fokus pada pendidikan, pemerintah juga menggabungkan program kesejahteraan melalui penyediaan hunian layak bagi keluarga penerima manfaat.
Menurut Rum Pagau, program Sekolah Rakyat Terintegrasi menjadi perhatian langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai langkah menekan angka kemiskinan melalui pendidikan.
Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kecamatan Wonosari saat ini terus berjalan dan sebagian fasilitas mulai dapat digunakan tahun ini.
Untuk tahap awal, sekolah dasar dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026, kemudian disusul jenjang SMP dan SMA secara bertahap.
Pemerintah pusat juga menyiapkan dukungan sarana dan prasarana sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di kawasan tersebut.
Sekitar 20 kontainer perlengkapan sekolah dijadwalkan tiba di Wonosari pada 25 Mei 2026. Bantuan itu berisi meja, bangku, lemari, dan fasilitas penunjang lainnya.
Rum Pagau berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat bekerja maksimal menyukseskan program tersebut karena menjadi salah satu prioritas nasional bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan.
“Kalau daerah siap dan perekrutan siswa berjalan baik, maka peluang penambahan unit sekolah nasional terintegrasi di Boalemo akan semakin besar,” ujarnya.(*)














