ADV Honda

Idah Sebut Program SMAN 2 Limboto Selaras dengan Arah Ketahanan Pangan Nasional

103
×

Idah Sebut Program SMAN 2 Limboto Selaras dengan Arah Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat melakukan panen ikan lele yang dihasilkan oleh Siswa SMA Negeri 2 Limboto lewat program Aksi Kokurikuler Ketahanan Pangan, Kamis (18/6/2026). Foto – Nova Diskominfotik.
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meresmikan Program Aksi Kokurikuler Ketahanan Pangan di SMA Negeri 2 Limboto, Kamis (18/6/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran dan keterampilan siswa dalam mendukung ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan berbasis sekolah.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Dalam kesempatan itu, Idah menilai program yang dijalankan SMAN 2 Limboto sejalan dengan arah pembangunan daerah dan kebijakan nasional di bidang pendidikan serta ketahanan pangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang mandiri, produktif, dan peduli terhadap ketahanan pangan.

Idah mengapresiasi inovasi sekolah yang melibatkan siswa secara langsung dalam berbagai kegiatan produksi pangan di lingkungan pendidikan.

“Program seperti ini sangat baik untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang bermanfaat,” ujar Idah.

Ia menjelaskan, siswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga memahami cara merawat tanaman, mengenal kondisi tanah, mengatur penyiraman, hingga memanfaatkan hasilnya.

Wakil Gubernur juga mengajak komite sekolah dan orang tua siswa untuk mendukung serta menyebarluaskan praktik baik yang telah dilakukan sekolah kepada masyarakat.

Menurut Idah, ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terdekat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga dan masyarakat.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terdekat,” kata Idah.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Limboto Maryam Ui menjelaskan Program Aksi Kokurikuler Ketahanan Pangan merupakan pengembangan tema pembelajaran yang mengintegrasikan pertanian, perikanan, dan peternakan.

Program tersebut dirancang untuk mendukung mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan yang memuat aspek budidaya tanaman, perikanan, dan peternakan.

Melalui pembelajaran berbasis proyek, siswa diberi kesempatan mengembangkan keterampilan praktis sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Maryam mengatakan seluruh tanaman yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil karya dan proyek pembelajaran siswa kelas X dan XI.

“Program ini menjadi wadah bagi siswa untuk belajar secara langsung sekaligus memahami pentingnya ketahanan pangan sejak dini,” ungkap Maryam.

Pengembangan program juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dinas Ketahanan Pangan memberikan bantuan bibit cabai dan tomat.

Sementara itu, BPDAS Bone Bolango menyalurkan bibit tanaman buah yang ditanam dan dikembangkan di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan penanaman bibit durian musang king, mangga arumanis, rambutan, dan alpukat, panen ikan lele, serta pelepasan bibit ayam DOC.

Turut mendampingi Wakil Gubernur pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sudarman Samad, Kepala BPDAS beserta jajaran, Dinas Ketahanan Pangan, dan Kepala SMAN 2 Limboto Maryam Ui.(*)

UMGO