Scroll Untuk Tutup Iklan
Headline

Ganjar Pertanyakan Pencopotan Baliho, Jokowi Minta Pemda Berhati-hati Menata Atribut Partai

15334
×

Ganjar Pertanyakan Pencopotan Baliho, Jokowi Minta Pemda Berhati-hati Menata Atribut Partai

Sebarkan artikel ini
Ganjar Pranowo (Hitam) saat berada di Sanur, Bali.

DIGIMEDIA.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penurunan baliho pasangan bakal capres-cawapres yang diusung PDI-Perjuangan (PDI-P), Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Bali, saat dirinya melakukan kunjungan pada Selasa (31/10/2023).

Jokowi mengatakan, dirinya mengetahui soal pencopotan baliho itu dari laporan Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
ADV
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Dia meminta pemerintah daerah untuk berhati-hati menata atribut partai. Dia mengatakan semestinya pemerintah daerah meminta izin kepada pengurus partai terkait pemindahan atribut.

“Saya tadi memperoleh informasi dari gubernur provinsi Bali mengenai kemarin ada pemindahan atribut partai dari lokasi di mana saya datang,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Rabu (1/11/2023) sebagaimana dikutip dari kompas.

“ASN semua harus netral, TNI semua harus netral. Polri semua harus netral.

Oleh sebab itu, pemindahan beberapa atribut partai partai itu mestinya pemerintah kabupaten, kota serta provinsi minta izin kepada pengurus partai di daerah..”

“Berkomunikasi dengan pengurus partai di daerah. Jangan sampai nanti, apa, terjadi miskomunikasi dan menjadikan semua tidak baik,” lanjut Jokowi, dikutip dari [detik.com].

Jokowi menegaskan, jika baliho mengganggu aturan tata kota, maka hal tersebut memang menjadi ranah pemerintah daerah.

Namun, semestinya pemda setempat meminta izin kepada pengurus partai di daerah sebelum mencopot baliho.

“Pemindahan beberapa atribut partai-partai itu mestinya pemerintah kabupaten, kota serta provinsi minta izin kepada pengurus partai di daerah,” ujar Jokowi.

“Berkomunikasi dengan pengurus partai di daerah. Jangan sampai nanti, apa, terjadi miskomunikasi dan menjadikan semua tidak baik,” tegasnya.

Sementara itu, bakal calon presiden Ganjar Pranowo mempertanyakan pencopotan baliho dirinya dan Mahfud Md, serta atribut PDIP saat kunjungan kerja Presiden Jokowi di Kabupaten Gianyar, Bali.

“Saya lagi coba bertanya-tanya kenapa dicopot begitu ya. Memang kalau ada yang melanggar sih silakan dicopot,..”

“Tapi kalau tidak ada yang melanggar, ya sebaiknya tidak perlu berlebihan,” kata Ganjar dalam siaran pers tim pemenangannya, Rabu, 1 November 2023.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bali menurunkan sebuah baliho bergambar Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang berada di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, jelang kunjungan kerja Presiden Jokowi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO