ADV Honda

BGN Evaluasi SPPG se-Gorontalo, Dorong Perbaikan Program Makan Bergizi Gratis

34
×

BGN Evaluasi SPPG se-Gorontalo, Dorong Perbaikan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Jajaran Kepala SPPG, Mitra dan Yayasan hadir pada Evaluasi MBG. (Foto – Nova Diskominfotik).

DIGIMEDIA.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Provinsi Gorontalo guna mendorong perbaikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (6/4/2026).

Kegiatan pengarahan dan evaluasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, tepat sasaran, serta sesuai standar mutu dan keamanan pangan.

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam memperbaiki implementasi program MBG di daerah.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak hari ini, yang sebelumnya SPPG mungkin belum memahami secara utuh, kini memiliki komitmen bersama untuk memperbaiki MBG di Provinsi Gorontalo,” ujar Idah.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Menurutnya, berbagai penekanan dalam forum evaluasi dinilai relevan dengan dinamika pelaksanaan MBG di daerah, termasuk di Gorontalo yang terus berbenah.

“Apa yang disampaikan sangat tepat, karena program MBG ini menggunakan anggaran negara yang tanggung jawabnya besar,” tegasnya.

Wagub juga mengingatkan seluruh pelaksana agar bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan program berbasis anggaran negara tersebut.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya Gorontalo telah menerima kunjungan jajaran BGN pusat untuk memperkuat sinergi melalui dialog interaktif lintas pihak.

Seluruh pihak, mulai dari yayasan, mitra, kepala SPPG, hingga tenaga ahli gizi, diharapkan membuka diri dan berkomitmen memberikan hasil terbaik bagi penerima manfaat.

Sementara itu, Brigjen TNI Rudi Setiawan menegaskan peran strategis Kepala SPPG dalam mengelola operasional dapur program MBG secara menyeluruh.

Kepala SPPG bertanggung jawab memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, mulai dari penerimaan bahan baku, penggudangan, produksi, hingga distribusi makanan.

Di sisi lain, tenaga ahli gizi memiliki peran penting dalam menyusun menu berdasarkan Angka Kecukupan Gizi serta mengawasi kualitas makanan sebelum disalurkan.

Pelaksanaan Program MBG Tahun Anggaran 2026 sendiri mengacu pada Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang petunjuk teknis penyelenggaraan.

Kegiatan ini diikuti oleh kepala SPPG, mitra, dan yayasan di Hotel Aston Gorontalo.(*)