ADV Honda

Pemkot Gorontalo Tangguhkan Bantuan bagi Pemabuk dan Penjudi

191
×

Pemkot Gorontalo Tangguhkan Bantuan bagi Pemabuk dan Penjudi

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Plt. Asisten Bidang Ekonomi Setda Kota Gorontalo Abdulhafidz Daud memantau penyaluran bantuan pangan. Pemkot Gorontalo memperketat verifikasi penerima agar bantuan beras tepat sasaran.

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kota Gorontalo menangguhkan bantuan pangan bagi masyarakat penerima yang terbukti menjadi pemabuk dan penjudi sebagai bagian dari pengawasan penyaluran bantuan beras Juli–September 2026.

Kebijakan tersebut dilakukan di tengah langkah Pemkot Gorontalo menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan, sekaligus mengantisipasi potensi kenaikan inflasi akibat musim kemarau dan ancaman gagal panen.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemkot Gorontalo menerjunkan tim monitoring yang dipimpin langsung Plt. Asisten Bidang Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Gorontalo, Abdulhafidz Daud.

Tim tersebut bertugas mengawal penyaluran bantuan pangan serta memastikan ketersediaan pasokan beras bagi Masyarakat Penerima Bantuan Pangan atau PBP di wilayah Kota Gorontalo.

Selain menjaga ketepatan sasaran, pengawasan distribusi bantuan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menekan potensi lonjakan inflasi di tengah tantangan kondisi iklim.

Abdulhafidz mengatakan kebijakan penangguhan bantuan bagi penerima tertentu merupakan arahan dari Wali Kota Gorontalo dalam pelaksanaan program bantuan pangan tersebut.

“Sesuai arahan Wali Kota Gorontalo, masyarakat yang terbukti menjadi pemabuk dan penjudi ditangguhkan atau belum dapat menerima bantuan pangan ini,” tegasnya.

Penerima bantuan yang terbukti tidak memenuhi kriteria tersebut akan digantikan oleh masyarakat lain dengan tingkat ekonomi yang sama, yakni kelompok Desil 1 dan Desil 4.

Penggantian penerima akan dilakukan menggunakan daftar cadangan yang telah tersedia, sehingga bantuan pangan tetap dapat disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria penerima.

Pihak Bulog menyatakan siap mendukung kebijakan Pemkot Gorontalo melalui penyerahan data penerima bantuan kepada pemerintah kelurahan untuk dilakukan verifikasi dan validasi ulang.

Proses tersebut dilakukan di lapangan untuk menyaring warga yang terindikasi sebagai pemabuk atau penjudi sebelum bantuan pangan disalurkan kepada penerima yang memenuhi ketentuan.

Saat ini, realisasi penyaluran beras bantuan pangan di gudang Bulog telah mencapai 43 persen dan ditargetkan rampung seluruhnya pada Rabu, 9 September 2026.

Pengawasan distribusi tidak hanya dilakukan di gudang Bulog, tetapi juga hingga ke tingkat bawah untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat penerima.(*)

UMGO